Arman Depari Sebut BNN Usut Peredaran Ganja Cair

| Selasa, 09 Oktober 2018 | 13.51 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Irjen Pol Arman Depari. Foto: Beritahati.com
Mediaapakabar.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menyebutkan, peredaran THC atau ganja cair cukup banyak. Sejauh ini BNN terus melakukan penyelidikan dari para terduga pelaku yang berhasil diringkus beberapa waktu lalu.

“THC itu sudah banyak, karena itu sintetis dari ganja. Barang haram itu yang kemudian dicampurkan kepada tembakau-tembakau, biasanya kita sebut dengan tembakau gorilla atau hanoman,” ujar Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari baru-baru ini di Medan.

Melansir Pojoksumut.com, Arman mengatakan sejauh ini memang peredaran narkoba jenis tersebut memang sangat jarang. Namun BNN telah mensinyalir beberapa daerah yang sudah dimasuki barang tersebut.

“Dulu sudah pernah terungkap di Surabaya, dan ada produksinya” sebutnya.

THC ini pun banyak masuk dari berbagai negara.

Di kawasan Eropa Barat, Asia, Amerika dan Ethiopia. Namun memang tiap kawasan punya perbedaan jenis. Untuk di Indonesia BNN pun sempat mengungkapnya.

Baru-baru ini Polda Jawa Timur dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim merilis hasil pengunkapan pengiriman narkotika dari luar negeri.

Dari lima kasus pengiriman narkoba, barang bukti yang di sita adalah yang masih sangat jarang digunakan.

Barang bukti yang disita adalah Chatinone seberat 4,5 kg asal Ethiopia dan 7 botol THC (tetrahydrocannabinol) atau ganja cair dari Amerika Serikat.

Di luar itu ada juga MDMA (Methylenedioxymethamphetamine) atau ekstasi seberat 10 gram asal Belanda, ganja seberat 130 gram asal Kanada, dan 67 butir ekstasi yang juga dari Belanda. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI