Warga Kabupaten Karo-Langkat Terus Perjuangkan Jalan Tembus

| Kamis, 06 September 2018 | 20.58 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: apakabar/rizal
Mediaapakabar.com-Sejumlah warga Kabupaten Karo berada di perbatasan Karo - Langkat, terus memperjuangkan pembangunan jalan tembus ke Binjai melalui Jalan Jahe Kutarayat Kabupaten Karo, Kamis (06/09/2018).  

Salah seorang warga bernama I S Pandia ketika ditemui wartawan mengatakan, sampai kapan pun mereka tidak bisa diam kalau jalan tembus Karo- Langkat belum diaspal.  

" Entah apapun alasannya  tidak setuju atas pengaspalan jalan tembus Karo-Langkat ini, padahal kalau sudah jadi nanti jalan ini diaspal, seandainya nanti masyarakat kabupaten karo ini mau ke Binjai ataupun ke Stabat, kalau kita bandingkan perbedaannya antara melewati arah Medan , selisihnya bisa mencapai 3 jam," ujarnya. 
  
foto: apakabar/rizal
Menurutnya, begitupun masyarakat kota Binjai kalau mau ke Tanah Karo atapun mau ke Kota Cane.  " Saya heran melihat instansi terkait ini tidak setuju atas pembangunan jalan ini," ucap Pandia di dampingi warga lain. . 

Bahkan masyarakat Karo dan Langkat memohon kepada DPRD Sumatra Utara agar bisa membantu pembangunan jalur alternatif tersebut bisa secepatnya terealisasi.  

Terpisah salah satu pemerhati pembangunan jalur alternatif Karo - Langkat Robert Tarigan (48 ) ketika disambangi mediaapakabar.com di depan Kantor DPRD Karo mengatakan entah mengapa warga di seputaran Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), baik di provinsi Sumatera Utara maupun di Nanggroe Aceh Darussalam terkesan kurang diperhatikan dan pembangunannya minim.  

" Padahal Belanda dan Jepang saat masa penjajahan dikenal sangat kejam masih memprioritaskan pembangunan dan pembukaan jalan baru," ungkapnya.   (rizal)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI