Walikota Bentuk Tim Advokasi Jawab Tuntutan Warga Atas Insiden Nelayan Tewas di Bagan Siapi-api

| Rabu, 12 September 2018 | 11.27 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Wali Kota H M Syahrial saat menerima para pendemo, Selasa (11/9/2018). Foto: Pojoksumut.com
Mediaapakabar.com - Gabungan masyarakat dan aktivis Kota Tanjungbalai melakukan aksi damai di depan Rumah Dinas Wali Kota Tanjungbalai,  Selasa (11/9/2018).

Massa mendesak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjungbalai untuk mengusut tuntas tragedi penembakan terhadap nelayan kerang Tanjungbalai di Bagan Siapi-api, Riau, Minggu (9/9/2018) malam.

Dimana dalam kejadian ini kapal nelayan KM Barokah Sari ditembaki orang tak dikenal (OTK) yang menyebabkan satu anak buah kapal (ABK) orang tewas dan dua kritis.

Aksi damai yang dilakukan dengan membakar ban mobil bekas ini, massa menjelaskan banyaknya para nelayan asing yang menguras hasil laut Indonesia senantiasa berkeliaran dan aparat penegak hukum tidak satupun yang berani mengambil tindakan tegas seakan tutup mata.

“Jika mengais rezeki  di negeri sendiri dianggap sebagai perampok bagaimana dengan bangsa asing yang menguras habis hasil kekayaan laut ibu pertiwi ini,” teriak peserta aksi damai.

Melansir Pojoksumut.com, Wali Kota Tanjungbalai, H M Syahrial yang menerima aksi ini berjanji akan menindak lanjuti kejadian tersebut.

“Besok saya akan mengundang keluarga korban dan saksi-saksi yang menyaksikan kejadian yang sebenarnya. Para keluarga korban juga akan dibantu segala pembiayaan korban yang satu ini dirawat dirumah sakit Adam Malik Medan,” ujar Syahrial.

Dia menyebutkan, ada tiga hal yang dilakukan, yaitu yang pertama tim aktivis juga harus mendampingi tim advokasi yang disiapkan Pemko Tanjungbalai.

“Kedua akan dipertanyakan terlebih dahulu kepada pihak yang berkompeten apakah Pemko Tanjungbalai bisa ikut mencampuri persoalan ini. Dan yang ketiga akan melakukan cek ke rumah sakit sejauh mana perkembangan kesehatan korban,” ungkapnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI