Truk Brimob Hendak Amankan Presiden Jokowi Terbalik, Dua Anggota Brimob Dilaporkan Tewas

| Kamis, 06 September 2018 | 20.08 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Truk milik Brimob Polda Jawa Timur terguling di tanjakan Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Truk bernomor polisi 1756-X yang mengangkut sekitar 26 anggota Brimob Polda Jawa Timur mengalami kecelakaan hingga terguling di tanjakan Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Akibat kecelakaan ini dua orang anggota Brimob dilaporkan tewas. Dua anggota Brimob, itu masing-masing bernama Aiptu Harisantoso (43) serta Aiptu Handi Eko (43), meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Truk tersebut diketahui hendak ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dalam rangka melakukan pengamanan terhadap Presiden Joko Widodo yang tengah melaksanakan kunjungan kerja.

Jumiati, salah satu warga Kecamatan Trawas yang juga saksi mata di lokasi kejadian, mengatakan truk yang ditumpangi anggota Brimob melaju dari arah Trawas hendak ke Pacet. Saat di tanjakan, truk tiba-tiba turun dengan kencang hingga terguling.

"Truk di belakang saya, saya belok ke rumah besan saya, tiba-tiba truk turun dengan kencang kemudian terguling beberapa kali," kata wanita berusia 54 tahun itu di Mojokerto, Jawa Timur, Kamis, 6 September 2018.

Menurut Jumiati, sebelum terguling beberapa kali truk sempat menabrak mobil Suzuki APV bernomor polisi W 1410 ZA milik Iwan (43), warga Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto yang tengah terparkir di halamam rumah Kamali (65).

Mobil mengalami kerusakan pada bagian belakang.

“Terguling beberapa kali, saya sampai takut terus lari. Ada 26 orang katanya di dalam truk, isinya anggota Brimob. Suaranya keras karena kencang dari atas, berhenti setelah terguling ke jalan," katanya.

Sejumlah petugas baik dari Polres Mojokerto, Korem 0815 Mojokerto dan ambulans yang berada di lokasi kunjungan Presiden Joko Widodo langsung ke lokasi kecelakaan.

Para korban langsung dievakuasi ke RS Sumber Glagah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

"Dua anggota meninggal dunia, empat terluka, dan seorang warga sipil ikut terluka karena tertimpa truk sebelum terguling," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera seperti yang dilaporkan CNNIndonesia.

Truk Brimob yang mengangkut 25 orang anggota melaju dari arah Cembor, Trawas ke arah Desa Nogorsari, Pacet melalui jalur Jurang Menjing sekitar pukul 10.00 WIB.


"Perjalanan mereka untuk memberikan pengamanan kepada rombongan Presiden Joko Widodo yang hari ini melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Ammanatul Ummah di Desa Kembang Belor, Pacet," katanya.

Truk bernomor 1756-X yang melaju di turunan jalan tiba-tiba sulit dikendalikan hingga menabrak mobil jenis Suzuki APV bernomor W 1410 ZA.

"Akibat benturan ini, truk Brimob terguling dan menimpa warga bernama Kasan yang sedang melintas membawa rumput. Laju truk yang mendadak sulit dikendalikan diduga karena remnya blong," ucapnya.

Usai kejadian, sejumlah petugas dari Polres dan Kodim 0815 Mojokerto serta ambulans yang telah berada di Ponpes Ammanatul Ummah datang mengevakuasi para korban.

"Selanjutnya, mereka dibawa ke RS Sumber Glagah, Pandan untuk menjalani perawatan medis," ujarnya.

Akibat kecelakaan ini, enam orang mengalami luka. Lima dari anggota Brimob yakni Brigadir Muklis (33), Bripka Suryadi (42), Bripka Agus Sujarwoto (42) yang mengalami luka serius di telapak tangan dan harus diamputasi. Kemudian anggota  yang meninggal dibawa ke RS Sumber Glagah.

"Satu orang warga sipil yang menjadi korban adalah Kasan, usia 53 tahun, mengalami luka di telapak tangannya," ucapnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI