Seorang Pria Tewas Mengenaskan Pakai Headsed di Telinga, Mulut dan Hidung Keluarkan Darah

| Kamis, 27 September 2018 | 10.00 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Pendi tewas dengan headset terpasang di telinga
Mediaapakabar.com - Karyawan rumah makan Pendi (32 tahun) ditemukan tewas di kamar tidurnya pada Rabu, 26 September 2018. Mayat Karyawan Rumah Makan Padang saat ditemukan dengan kondisi mengenaskan.

Diperoleh informasi, mayat Pendi Asal Padang Pariaman Sumatra Barat ditemukan oleh Emi Sulastri (32 tahun) Istri pemilik Rumah Makan Padang di Jalan Cikande-Rangkas Bitung KM 1 Kampung Pasarlama RT/RW 01/02 Desa/Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Jawa Barat sekitar pukul 06.30 WIB.

Mayat Pendi yang sudah bekerja satu tahun ini dengan kondisi pada bagian telinga, mulut, hidung mengeluarkan darah. Bahkan pada bagian tubuhnya menghitam. 

Dugaan sementara, sebelum meninggal dunia korban tidur sambil mendengarkan music menggunakan headset, dan Handphone dalam keadaan dicharging.

“Seperti biasa pagi pukul 5.30 WIB dibangunkan dengan cara di panggil dari bawah karena korban di lantai dua ga bangun juga, penasaran pas dilihat kondisi terlentang mulut keluar darah dan muka menghitam seperti terbakar di bawah kepala handphone dan headset,”ujar Emi Sulastri dilokasi.

Senada dikatakan pemilik rumah makan, Alazhar (36 tahun). Saat korban ditemukan dirinya mengaku sedang berada dipasar untuk belanja.

“Saya lagi di pasar belanja kelengkapan masakan rumah makan tiba-tiba di telpon sama istri suruh pulang, karena Pendi (korban) meninggal," kata Azhar dilokasi. Seraya memastikan, jika korban selama bekerja tidak pernah mengeluhkan memiliki penyakit. “Sehat-sehat saja,”tuturnya.

Sementara Kapolsek Cikande, Kompol Kosasih yang terjun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) dana mengevakuasi korban untuk dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara untuk dilakukan autopsi.

Pihaknya menduga, jika korban saat tidur sambil mendengarkan musik menggunak headset dan kondisi handphone tengah di charging.

“Penyebabnya apa hasil radiasi atau stroke nanti hasil dari autopsi,”ujarnya dilokasi.

Kapolsek mengimbau, kepada masyarakat terutama anak-anak jangan sekali-kali memenrima telepon jika kondisi handphone tengah di casa tau menggunakan headset.

Sehingga tidak ada lagi korban yang saat ditemukan.

“Korban ditemukan kondisinya telinga, hidung dan mulut mengeluarkan darah. Jadi saya mengimbau dan memberikan pengertian khususnya anak-anak kita kalau bisa jangan mendengar musik sambil tidur pakai headset,”pungkas Kapolsek.

Pantauan dilokasi, puluhan warga setempat terus berdatangan untuk melihat proses evakuasi korban. Bahkan, Petugas dari Polsek Cikande sudah memasang garis polisi di TKP. (AS)

Simak videonya:


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI