Pembangunan Rumah Relokasi Mandiri Tahap ll, Warga Pengungsi Sinabung

| Kamis, 13 September 2018 | 22.50 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Acara peletakkan batu pertama oleh Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, didampingi asisten II, Suang Karo-Karo Dan Kalak BPBD Karo, Ir Martin Sitepu, Camat simpang empat, Amsah Peranginangin SH.Danramil dan Kapolsek Simpang empat,foto-apakabar/rianto

Mediaapakabar.com--Melalui perjuangan panjang kurang lebih 2 tahun, akhirnya meletakkan batu pertama dalam pembangunan relokasi mandiri lanjutan tahap II,di Juma Ture Ture tepatnya  di Desa Gajah Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo,Kamis (13/9/2018)

Acara peletakkan batu pertama itu, langsung dihadiri oleh Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, didampingi asisten II, Suang Karo-Karo Dan Kalak BPBD Karo, Ir Martin Sitepu, Camat simpang empat, Amsah Peranginangin SH.Danramil dan Kapolsek Simpang empat. 

Dalam kesempatan itu,Terkelin Brahmana, SH dalam sambutannya menyampaikan agar masyarakat relokasi mandiri lanjutan tahap II sebanyak 71 KK dari 181 Kepala Keluarga (KK), supaya tetap menjaga kekompakan yang sudah terbangun baik selama ini tetap jalin  komunikasi dan bisa menyesuaikan diri di tempat yang baru, khususnya pemerintah desa disekitar relokasi di Juma Ture Ture Desa Gajah dan desa Ndokum Siroga,"Jelas Bupati Karo. 

Sementara itu, Ketua DPC Pospera Karo, Gelora Pandia, kepada sejumlah wartawan di tempat itu,  atas nama Pospera yang ikut mendampingi masyarakat pengungsi sinabung sebanyak 181 KK yang sudah berjuang bersama sama selama 2 tahun dan akhirnya berhasil. 

Secara pribadinya, Pospera dan masyarakat, sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah "bahwa relokasi lanjutan tahap II sudah bisa dilanjutkan kembali minimal 71 KK dari 181 KK terlebih dahulu. 

Dan harapan kita dengan di relokasinya masyarakat pengungsi 71 KK ini kedepannya bisa memulai hidup baru dan semangat baru,Tentu ini semua harus didukung dengan program-program pemerintahan. 

Setelah nantinya relokasi tersebut  selesai dibangun, berharap selanjutnya  pemerintah dapat membangun Fasilitas Umum (Fasum), seperti jalan, listrik, air dan kemudian program - program lain seperti bantuan-bantuan pertanian, bantuan edukasi terhadap masyarakat agar bisa lagi memulai sesuatu yang baru dan semangat baru "karena harapan kita kedepannya, pola pertaniannya adalah pola pertanian yang baru,jangan lagi pola konvensional lama, sehingga masyarakat perlu di edukasi dan ini semua butuh sentuhan pemerintah. 

"Programnya kan relokasi mandiri, tentu mereka punya hak dan kewenangan untuk menentukan dimana lokasi  mereka akan menetap. 

Nah bagi yang belum menentukan lokasi, harapan kita segera menentukan lokasi  dan bagi yang sudah menentukan lokasi, supaya segera melakukan proses pembangunan rumah.

Supaya  program pemerintah, baik tingkat daerah, provinsi maupun pusat untuk penanganan pengungsi sinabung, tidak terkendala. Bagaimana pemerintah melakukan upaya lanjutan terhadap program Program relokasi ketika masyarakat sendiri belum menentukan pilihan sehingga program yang sudah ada belum terealisasi, "Ujarnya. 

Kepala Desa Gajah, Erguna Karo-Karo, saat menghadiri acara peletakkan batu pertama itu, mengaku kehadiran masyarakat pengungsi sinabung yang di relokasi mandiri di tempat tersebut sejumlah 71 KK, pihaknya merasa sangat bangga dan senang serta berharap kedepannya masyarakat  bisa menjalin kerja sama untuk membangun daerah itu kedepannya 

Masyarakat pengungsi sinabung dari relokasi mandiri lanjutan tahap II 181 KK, Juna Pranatha Sembiring, SPd mewakili 71 KK yang telah meletakkan batu pertama pembangunan relokasi mandiri tersebut, mengucapkan banyak terima kasih kepadapak Bupati Karo, Terkelin Brahmana, SH dan semua elemen yang telah mendukung terkhusus Pospera pusat, provinsi, maupun daerah  untuk memperjuangkan relokasi itu sampai  akhirnya berbuah manis dan terlaksana,"Ucap Sembiring.Milala. (Rianto. G
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI