Panglima TNI Tutup Gebyar Karya Pertiwi

| Minggu, 09 September 2018 | 12.17 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: apakabar/Ist
Mediaapakabar.com-Gebyar Karya Pertiwi menarik perhatian pengunjung yang antusias menyemarakkan suasana, sehingga mendorong kita sebagai anak bangsa untuk terus berkreasi.  

Disamping itu, dengan ditampilkannya aset budaya nusantara akan mengangkat kearifan lokal dan mengembangkannya, hingga tidak tergerus globalisasi dunia.  

Hal itu disampaika Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada penutupan Gebyar Karya Pertiwi dan Milat Spouse Culture 2018di Gedung Balai Sudirman, Jalan Dr Saharjo No 268 Jakarta Selatan pada Sabtu (08/09/2018).   

Menurutnya, pameran budaya tradisional tersebut akan menggugah kesadaran luhur dan indahnya kekayaan yang dimiliki suku bangsa di tanah air, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote.  

Dikatakan, rasa ingin tahu dan ketertarikan budaya nusantara merupakan modal utama dalam pengembangan masa mendatang. Gebyar Karya Pertiwi dan Milat Spouse Culture 2018 menjadi bagian dari upaya pengembangan budaya bangsa. 

“ Pada akhirnya diharapkan tumbuh generasi muda yang menghargai, mencintai dan meneruskan tradisi agung tersebut sebagai kekayaan bangsa,” tuturnya.  

Turut hadir pada acara diantaranya Ketum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto, Kasad Jenderal Mulyono, Kasal Laksamana Siwi Sukma Adji, Kasau Marsekal Yuyu Sutisna, Kasum TNI Laksdya Didit Herdiawan, Irjen TNI Letjen Muhammad Herindra.  

Pangkostrad Letjen Andika Perkasa, Asintel Panglima TNI Mayjen Agus Surya Bakti, Aspers Panglima TNI Marsda Dedy Permadi, Kapuspen TNI Mayjen Santos G. Matondang dan Kapusjarah TNI Brigjen Darwin Haroen.    (rel)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI