PAD Sergai Meningkat 50 Persen Setelah Perubahan

| Kamis, 06 September 2018 | 21.20 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: apakabar/Ist
Mediaapakabar.com-Rapat pengantar Ranperda dibuka Ketua DPRD H. Syahlan Siregar dihadiri para asisten dan staf ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), wakil ketua DPRD serta seluruh camat se-Kabupaten Sergai pada Selasa (04/09/2018). 

Berdasarkan evaluasi dan monitoring jajaran Pemkab Sergai yang dilakukan sebulan sekali, terdapat beberapa jenis penerimaan dari kelompok penerimaan PAD yang sudah melampaui 50% dari target yang telah ditetapkan dalam APBD TA 2018.

PAD Tahun Anggaran 2018, sebesar Rp. 219.156.984.000. Setelah perubahan, diperkirakan meningkat hingga Rp. 228.200.431.550. 

Artinya, sektor ini mengalami kenaikan Rp. 9.043.447.550, dengan persentase sebesar 4,13 %. Sedangkan untuk hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yaitu bagian laba ditahan atas penyertaan modal PT. Bank Sumut mengalami peningkatan sebesar Rp. 1.964.759.140.   

Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2018, pendapatan daerah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ditargetkan meningkat. Dari Rp 1.555.996.806.000, menjadi Rp. 1.607.688.917.689,- atau naik sebesar Rp. 51.692.111.689,- dengan persentase 3,32%.

Hal itu terungkap dalam pidato sambutan Bupati Sergai, H. Soekirman, dibaca oleh Sekda Sergai, Hadi Winarno. 

Disebutkan, lain-lain PAD yang sah mengalami peningkatan bersumber dari penambahan target pendapatan dana kapitasi JKN dan untuk dana BOS mengalami penyesuaian sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan oleh Peraturan Gubernur.

Sejalan dengan penambahan penganggaran pendapatan daerah, tentunya mengakibatkan perubahan kebijakan terhadap penganggaran belanja daerah. 

Kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah pada P-APBD TA 2018 ini,untuk belanja tidak langsung yaitu, penambahan penganggaran untuk belanja pegawai yang dialokasikan untuk gaji PNS.  (willy)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI