Masyarakat Marelan Minta Komitmen Polisi Berantas Judi

| Sabtu, 22 September 2018 | 14.56 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: Int 
Mediaapakabar.com-Masyarakat kecamatan Medan Marelan meminta komitmen pihaik aparat kepolisian untuk segera membasmi sekaligus membersihkan segala bentuk perjudian yang kian hari kian 'mendunia' alias bebas beroperasi di kawasan tersebut.

" Kami warga sudah jenuh dengan apa yang setiap hari dilihat. Segala bentuk perjudian ada disini," kata Ucok (45) warga setempat pada wartawan, Sabtu (22/09/2018).

Selain itu, diungkap pula olehnya tidak bisa sembarang masuk ke lokasi permainan, kecuali memang untuk bermain judi.

" Kalo sudah sore bang, penuh mobil mewah masuk ke dalam lokasi. Bahkan, lokasi terlihat seperti pasar malam bang sangkin ramenya," ucapnya.

Menurut dia, lokasi judi itu telah berputar selama lebih kurang tiga tahun belakangan ini. " Sudah hampir 3 tahun bang judinya berlangsung," akunya.

Hal senada juga dikatakan warga lain, bahwasanya lokasi judi di wilayah Medan Marelan sudah bukan lagi rahasia.

" Bukan hanya judi bang yang ada di Marelan, tapi mulai dari pasar 3 sampe pasar 7 itu memang terkenal sebagai lokasi kejahatan," papar Rolan.

Sehubungan dengan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto pernah memberi arahan kepada seluruh jajaran baik Kapolrestabes, Kapolresta dan setiap Polsek harus membersihkan segala bentuk kejahatan yang merusak generasi muda di masyarakat seperti narkoba, begal,jambret dan judi

Namun pada kenyataannya segala bentuk kejahatan bukan berkurang atau hilang, malah semakin tumbuh subur. 

Dari pantauan wartawan, yang langsung menelusuri lokasi, terdapat berbagai bentuk permainan judi seperti batu gonjang, dadu dan tembang ikan ada di lokasi Pasar 7 Marelan itu.  

Selain itu, sebagaimana yang dikatakan warga setempat, di lokasi judi tersebut banyak warga keluar masuk untuk bermain judi.  

Ketika wartawan bertanya ke salah seorang warga yang memasuki kawasan, lokasi judi ini memang sudah hampir tiga tahu beropersi dan tidak pernah di sentuh oleh pihak kepolisian.  

" Omsetnya hampir ratusan juta bang, sekali perputaran," aku warga yang masuk ke lokasi tersebut. 

Selanjutnya, saat dikonfirmasi kepada Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis via telepon dan wasap, tidak ada balasan. (Zani) 
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI