Kronologi Bripka Faisal Tewas di Tangan Penyelundup Nakorba Usai Dikeroyok dan Ditembak

| Sabtu, 01 September 2018 | 11.58 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Bripka Anumerta Faisal dibunuh komlotan penyeluntup narkoba. Foto: Serambi Indonesia
Mediaapakabar.com - Bripka Anumerta Faisal pada Sabtu (25/8/2018) sekitar pukul 23.00 WIB, datang ke Pantai Bantayan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara karena mendapat informasi ada komplotan yang diduga akan menyelundupan narkoba.

Sesampai di pantai itu, Bripka Faisal bertemu dengan tujuh pria sedang duduk di warung bersama seorang warga setempat.
Lalu Faisal meminta mereka untuk bertiarap. Enam orang langsung tiarap. Sedangkan Zulkifli alias Botak, tak bersedia tiarap. Dia hanya jongkok saja.
Seperti yang dilansir Serambi Indonesia, Faisal langsung mengokang senpi laras panjang dan mengarahkan ke tengkuk Zulkifli, kemudian ia baru jongkok.
Lalu tiba-tiba Zulkifli melawan dan merampas senpi laras panjang tersebut, lalu meminta bantuan pada temannya yang lain.
Seketika itu juga enam pria lain langsung mengeroyok korban.
"Mereka bertujuh memukul korban hingga korban terduduk di tanah," cerita Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin.
Lalu Mukhtar menarik senpi revolver di pinggang korban ketika korban hendak bangun.
Lalu Zulkifli mengatakan kepada Muktar untuk menembak korban.
"Lalu Muktar menembak korban di bagian perut," kata AKBP Ian Rizkian Milyardin.
Tapi korban masih sanggup berdiri dan mundur.
Lalu Muktar kembali menembak lagi korban saat jarak tiga meter pada bagian dada.
Bripka Faisal ternyata masih sanggup untuk mundur, saat di semak-semak Muktar kembali menembak ke mata kiri korban. Kemudian mereka baru kabur. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI