Kecelakaan di Tiganderket Karo, 13 Penumpang Luka-Luka

| Selasa, 04 September 2018 | 19.17 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Mobil Karya Transport saat nyunsup dialiran sungai Desa Perbaji, Kecamatan Tiganderket,foto-apakabar/rianto
Mediaapakabar.com--Akibat tidak sanggup mendaki tanjakan, sebuah mobil angkutan umum Karya Transport BK 1742 SK yang membawa penumpang sebanyak 13 orang, Selasa (4/9), sekira jam 00:15 WIB dini hari mengalami kecelakaan. Mobil terjungkal ke sungai tepatnya di Desa Perbaji, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo.

Akibat kejadian itu, mobil mengalami kerusakan, dan 13 penumpang yang berada di dalamnya dilaporkan mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi, untuk menjalani perawatan.

Kasat Lantas AKP Edward Simamora, melalui Kanit Laka Ipda Irwan Victor Barus kepada wartawan usai peristiwa kecelakaan mengatakan, mobil tersebut berangkat dari Kabanjahe hendak menuju Desa Perbaji Kecamatan Tiganderket.

Namun sesampinya di TKP, mobil yang dikemudikan Supriadi Sembiring (30) warga Desa Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe tidak sanggup mendaki jalan yang menanjak.

"Mobil tidak sanggup menanjak karena kontur jalan yang berpasir dan bebatuan krikil. Mobil kemudian mundur dan jatuh ke aliran sungai yang tidak dialiri oleh air," ucap Barus.

Adapun ke 13 orang penumpang yang menjadi korban luka pada peristiwa kecelakaan ini yakni,

Kolam Beru Sinulingga  (56), Nur Leni Beru Sembiring Pelawi (25), Devi Susanti Beru Ginting (25), Delima Beru Sinukaban (20), Guna Beru Karo (52), Gersang Tarigan (40). Kemudian Marisa Beru Sembiring (32), Bantu Sembiring Pelawi (58), Yudi Armanto Sembiring Pelawi ( 27), Lusi Rahmawati Br Sembiring pelawi (17), Andika Ginting (17), dan Dedy Sinukaban (23). Kesemua korban merupakan warga Desa Sumber Mupakat, Kecamatan Kabanjahe. Para korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Efarian Etaham, Berastagi.

Hingga berita ini diturunkan, Satuan Lantas Polres Karo masih menyelidiki kasus tersebut. Sedangkan mobil yang nyunsap ke aliran sungai tersebut sudah diderek. Kerugian ditaksir mencapai Rp 6.000.000 lebih. (RIZAL-RIANTO)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI