Jalan Ke Puncak Gundaling Dipenuhi 'Jemuran Kainlap'

| Minggu, 09 September 2018 | 17.47 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: apakabar/rzl
Mediaapakabar.com-Objek wisata Kota Brastagi, Kabupaten Karo yang berhawa sejuk dengan ketinggian sekira 3000 meter dari permukaan laut kurang enak dipandang mata karena penuh jemuran kainlap, Minggu (09/09/2018).  

Hal itu dikatakan seorang warga selaku pemerhati lokasi wisata di Brastagi, Erianto Perangin Angin ketika ditemui mediaapakabar.com di Tugu Perjuangan Brastagi mengatakan, pengunjung ke objek wisata Brastagi mulai awal Januari banyak peningkatan.  

" Bahkan saya hitung ada peningkatan sebesar 40 % kalau kita bandingkan pada 2017, saya lihat tadi di lapangan parkir taman mejuah juah itu sudah mulai padat bahkan tidak muat lagi pun,  padahal masih pukul 10 pagi tadi," katanya.  . 

Menurut dia, dengan membludaknya kunjungan wisata ke Kota Brastagi, ada yang tak enak di pandang ketika kita melihat ke arah Puncak Gundaling. 

" Begitu kita arahkan mata ke puncak sana, langsung kita lihat kain-kain gantung yang sudah koyak di depan SMP Masehi sampai ke kantor Camat yang dulu itu," ucapnya.  

Bahkan, sambungnya, para wisatawam mengatakan, untuk apa digantung kain jorok di atas itu,  macam jemuran aja. Kalau baru atau seperti hiasan tak mengapa. 

" Kain pun macam popok bayi saja yang berjemuran di atas kepala kita," sebutnya.  

Dari amatan, sejumlah kain yang bergantungan di sepanjang jalan Pajak Buah tersebut memang sudah tak layak lagi bergantungan. Melihat kain itu, pemandangan jadi tak sedap. Apalagi  sudah koyak, seperti popok bayi yang dikeringkan di atas jemuran ,  

Ketika dikonfirmasi kepada Kadis Pariwisata, Mulia Barus lewat watsap mengatakan, kita sudah sampaikan kepada BPBDSU agar diganti dengan yang baru. (rzl)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI