Ini Penyebab Penyakit Asam Urat Tak Bisa Disembuhkan, Tapi Dikendalikan. Kenali Kiatnya

| Selasa, 04 September 2018 | 11.46 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Ilustrasi
Mediaapakabar.com Penyakit asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi. Pada dasarnya asam urat adalah zat buangan yang terbentuk alami di dalam tubuh dan sudah tidak terpakai lagi.
Zat ini seharusnya dikeluarkan oleh tubuh dan tidak menumpuk.
Kadar asam urat yang berlebihan akan menumpuk di area sendi. Kondisi ini membuat sendi terasa sakit dan nyeri.
Maka itu, kadar asam urat harus dijaga agar tetap seimbang sehingga tidak menimbulkan rasa nyeri sendi yang mengganggu dan menyakitkan.
Ketika asam urat tinggi dan menumpuk pada sendi, biasanya tak hanya nyeri saja yang akan dirasa. Gejala lain seperti kemerahan, bengkak, dan sensasi seperti terbakar juga muncul.
Jika semakin parah, penyakit asam urat ini akan kambuh berkali-kali dan menyebabkan aktivitas terganggu.
Melansir Kompas.com, bila tak ditangani juga, endapan asam urat akan merusak jaringan sendi. Secara medis, asam urat dikategorikan sebagai sejenis rematik, dan bagi yang pernah mengalaminya, ini merupakan rematik yang paling menyakitkan.
Kenapa? karena asam urat disebabkan oleh akumulasi kristal urat di persendian penyebab pembengkakan dan rasa nyeri.
Serangan asam urat yang pertama cenderung bermula di jempol kaki, tapi lama kelamaan dapat menyebar sampai ke pergelangan kaki, bahkan bisa menyerang lutut, jari-jari tangan dan persendian lainnya. Kristal urat terbentuk karena tingkat asam urat dalam darah yang sangat tinggi.
Sebenarnya secara alami badan kita menghasilkan asam urat saat mengurai purin (zat yang banyak terdapat di tubuh kita maupun berbagai makanan).
Seharusnya asam urat larut dalam darah dan disaring oleh ginjal, lalu terbuang saat buang air kecil. Namun, terkadang tubuh memproduksi asam urat secara berlebih atau ginjal tidak sempurna menyaring sehingga asam urat menumpuk, lalu terbentuk deh kristal urat yang tajam-tajam di persendian.
* Apakah asam urat bisa sembuh?
Banyak yang mengira-ngira apakah asam urat bisa sembuh total atau tidak. Ada yang bilang asam urat bisa sembuh, ada juga yang beranggapan sebaliknya.
Faktanya, penyakit asam urat tidak bisa sembuh total tapi bisa dikendalikan.
Artinya, jika kamu mengidapnya, penyakit itu tidak akan hilang.
stol-6-dieta
Namun kabar baiknya kamu tetap bisa mencegah agar tidak kambuh.
Ada beberapa orang yang membutuhkan obat untuk mengontrol kadar asam uratnya, dan ada juga yang tidak.
Biasanya, ketika serangan asam urat menyerang terjadi gout akut, kita diminta untuk meminum obat asam urat selama beberapa hari ke depan.
Tergantung seberapa parah penyakit asam urat yang dialami.
Jika memang tidak disarankan untuk minum obat, kita tetap harus mengendalikan kadar asam urat supaya tidak melonjak dengan menerapkan diet yang tepat.
Beberapa perubahan gaya hidup juga bisa membantu mengendalikan kadar asam urat.
Bagaimana cara mengontrol penyakit asam urat?
Biasanya, dokter akan memberikan obat untuk mencegah gejala asam urat muncul.
Namun, jika asam urat sedang kambuh, sebaiknya jangan mengonsumsi obat tersebut karena bisa memperparah serangan.
Ketika itu terjadi, obat yang kamu butuhkan adalah obat pereda nyeri.
Umumnya, dokter akan meresepkan obat ini juga untuk berjaga-jaga ketika serangan asam urat terjadi.
Selain dengan obat, makanan dan minuman pun bisa menjadi pemicunya maka itu harus juga dikontrol.
Beberapa makanan dan minuman harus diperhatikan, yakni:
  • Kerang
  • Daging merah
  • Bagian organ dalam
  • Garam
  • Minuman yang manis seperti jus manis atau soda
  • Makanan yang tinggi lemak
  • Alkohol khususnya bir dan liquor
Selain itu, kondisi dehidrasi juga bisa memicu terjadinya penumpukan asam urat.
Kekurangan cairan menyulitkan tubuh untuk mengeluarkan asam urat, sehingga asam urat justru menumpuk di dalam persendian bukannya dikeluarkan.
Maka itu, untuk mengontrol kadar asam urat, minum air putih setidaknya 8 gelas per hari sangatlah penting. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI