Atlet Kabupaten Karo Gagal Berangkat Ke Porpopsu

| Sabtu, 29 September 2018 | 16.07 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: apakabar/sbti
Mediaapakabar.com-Diperkirakan sebanyak 148 atlet dari Kabupaten Karo termasuk pelatih,offisial dari enam cabang olahraga yang akan bertanding dalam kejuaraan Porpopsu pada 18 hingga 24/11 mendatang di Medan, bakal tak jadi berangkat. 

Pasalnya, dana yang diterima Koni Kabupaten Karo hanya berkisar Rp 50 juta rupiah, sehingga dana  itu tidak akan mencukupi biaya peserta selama tujuh hari. Akibatnya, para atlet melakukan aksi serta membentangkan spanduk bernada protes.

Padahal cabang olahraga yang akan dipertandingan tersebut yakni, Cabang Atletik,Tae Kwondo, Percasi, IPSI, Pasi dan Karate.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Koni Kabupaten Karo, Monang Sitanggang didampingi pelatih IPSI karo Ibnu Tanjung, Edy Manik.  

Demikian Nadeak kepada sejumlah wartawan di halaman Kantor Dukcapil Jalan Vetran Kabanjahe pada Jumat (28/09/2018) petang. 

Menurutnya, padahal enam cabang olahraga yang akan dipertandingkan dikejuaraan Porpropsu pada bulan November mendatang itu para atlet dari sekarang sudah fokus latihan. Namun keberangkatan atlit itu bakal terancam keberangkatan karena dana hanya 50 juta yang terealisasi.  

Lebih lanjut dikatakan, pada 2014 ,atlit dari Karo berhasil meraih prestasi dan menjadi juara dua umum pada Porpropsu tersebut. 

" Kita harus mendukung atlet yang berprestasi,namun adanya hal ini para atlet pun langsung tidak bergairah lagi," sebutnya.  

Begitu juga dikatakan Sekjen Koni Kabupaten Karo,Julius Boy Barus, dana untuk olahraga pernah diusulkan sebesar 2,6 miliar, namun langsung dicoret oleh panitia anggaran dan DPRD Karo. Yang terealisasi hanya 50 juta rupiah.  

" Itu bulan 5 lalu tahun ini kami usulakan," ujarnya.  

Sementara para atlet ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, mereka sudah giat untuk berlatih agar meraih prestasi dalam mengikuti kejuaraan Porpropsu pada November mendatang.  

" Kami bertanding membawa nama Kabupaten Karo,jika gagal berangkat,berarti kami tidak didukung sama sekali. Kami bukan atas nama pribadi,tetapi atas nama Kabupaten Karo," ujjar mereka dengan kesal  (sbti)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI