Tembakan Peringatan Kapolsek Bubarkan Tawuran Malah Nyasar Anak Buah, Brigadir Sanusi Tewas

| Rabu, 01 Agustus 2018 | 09.03 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Sampobalo, Brigadir Sanusi tewas setelah terkena peluruh nyasar dari senjata Kapolseknya sendiri, Selasa (31/7/2018). Foto: Kompas.com
Mediaapakabar.com - Tawuran pelajar memakan korban jiwa. Bukan pelajar, tapi polisi yang bermaksud mengamankan aksi tersebut.

Brigadir Sanusi, anggota Polsek Sampuabalo, tewas tertembak peluru komandannya.

Peristiwa yang memakan korban jiwa itu terjadi di Desa Sampuabalo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Selasa (31/7/2018).

Melansir Kompas.com, saat itu korban dan Kapolsek Sampuabalo Iptu Suwoto berupaya membubarkan aksi tawuran pelajar yang dilengkapi dengan senjata tajam.

Suwoto lantas mengeluarkan senjata lalu memberi tembakan peringatan.

Tak disangka, peluru yang ia tembakkan tersasar dan mengenai Sanusi.
Korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton.

Namun nahas, nyawanya tak bisa diselamatkan.

Setelah kejadian tersebut, Suwoto menjalani pemeriksaan di Mapolres Buton.

"Itu tadi mungkin karena gugup terus ada tembakan peringatan, tembakan peringatan mungkin berefek benda yang keras sehingga mengenai anggota, jadi tidak ada kesengajaan," kata Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Iriyanto, saat mengunjungi lokasi kejadian, Selasa (31/7/2018). (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI