Tak Tahan Disiksa dan Tubuhnya Penuh Luka, PRT Asal Kupang Kabur dari Rumah Majikan di Pancurbatu

| Sabtu, 11 Agustus 2018 | 09.58 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
PRT yang diduga melarikan diri dari rumah majikan ditemukan dengan kondisi mengenaskan penuh luka. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diamankan warga yang berada di Desa Durin Tonggal Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Jumat (10/8/2018).

Saat diamankan, kondisi perempun yang diketahui bernama Adelina Ebabu ini cukup memprihatinkan akibat ditelantarkan.

Disebut-sebut, perempuan tersebut baru melarikan diri dari rumah majikannya karena tidak tahan disiksa.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago mengatakan, dari penuturan korban mengaku kabur dari rumah majikannya karena tidak tahan mendapat siksaan yang dilakukan istri dan anak majikannya.

“Di tubuh korban terdapat bekas tanda kekerasan fisik, salah satunya di bagian leher bekas tusukan benda tajam,” kata Faidir seperti yang dikutip dari Pojoksumut.com.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan personil, korban masih dalam kondisi trauma dan belum bisa diintrogasi. Di sekujur tubuhnya penuh luka.

Korban juga masih bingung dan tidak tahu apakah dia disiksa di rumah majikan atau tempat penampungan.

“Lokasinya belum tahu dimana korban diduga dianiaya, karena ramai orang dan yang diingatnya mereka berbicara bahasa Indonesia,” ujar Faidir.

Ia menyebutkan, pihaknya masih terus menyelidiki kasus dugaan penganiayaan pelaku penganiayaan pembantu rumah tangga asal Kupang ini,” kata  Kompol Faidir Chaniago. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI