Mengerikan, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas dengan Kepala Terpenggal Ditemukan di Areal Kebun Sawit

| Senin, 06 Agustus 2018 | 10.51 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:

Penemuan jasad Mr X kondisi kepala terpenggal di Kutalimbaru, Deliserdang
Mediaapakabar.com - Mayat seorang pria ditemukan oleh dalam kondisi mengenaskan kepala terpisah dari badannya menggegerkan Dusun III Namorube Jahe Desa Namorube Julu, Kutalimbaru, Deliserdang

Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki ditemukan diduga merupakan korban pembunuhan masih mengenakan sabuk PHD lambang TNI AD ditemukan warga pada pukul 16.00 WIB Minggu (5/8/2018) kemarin.

Kontan saja penemuan jasad ini membuat warga Desa Namorube Julu yang tadinya tenang menjadi resah akibat penemuan mayat itu. 
Mereka berjaga untuk keamanan dan kesiagaan kampung mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
"Iya kita temukan jasad ini dalam kondisi kepala terpisah dari badannya. Hingga saat ini belum ada warga Desa Namorube Julu yang mengenali korban dan yang merasa kehilangan anggota keluarga," kata Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu yang dihubungi Tribun-Medan.com via ponsel, Minggu (5/8/2018) malam.
Pihak kepolisian berkoordinasi dengan warga untuk menyelidiki penemuan mayat Mr X. Foto: Ist
Martualesi Sitepu mengakui saat ditemukan dan diselidiki oleh kepolisian ternyata jasad tersebut mengenakan sabuk PHD lambang TNI AD.
Namun pihaknya belum bisa memastikan kalau yang bersangkutan merupakan personel aktif TNI atau bukan.
Pasalnya hingga kini jasad tersebut belum diketahui identitasnya. 
Pairun dan Sumardi warga Desa Emplasmen Kwala Mencirim Langkat pertama kali menemukan jasad tanpa identitas tersebut dalam kondisi telungkup dan kepala terpidah dari badan sejauh 15 meter.
Para saksi tersebut pada pukul 16.00 Wib melapor kepada Kepala Desa Namorube Jul Sedta Ginting tyang kemudian diteruskan kepada Kapolsek Kutalimbaru terkait penemuan mayat tersebut.
Kuat dugaan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan dengan cara digorok kepalanya.
Mayat tersebut saat ini sudah dievakuasi ke RS. Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan authopsy.
Menurut Martualesi Sitepu pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan dengan berkoordinasi dengan perangkat Desa Namorube Julu dan Babinsa. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI