Mantan Ratu Kecantikan Terancam Hukuman Mati Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Suaminya

| Rabu, 22 Agustus 2018 | 17.26 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Aurea Vazquez Rijo. Foto: BBC
Mediaapakabar.com - Seorang mantan ratu kecantikan dituding menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi suaminya yang kaya raya.

Adalah Aurea Vazquez Rijos, mantan ratu kecantikan Puerto Rico yang dituduh mempekerjakan pembunuh bayaran untuk menghilangkan nyawa suaminya akan diadili di Puerto Riko, Selasa, 28 Agustus 2018.

Setelah perburuan internasional yang panjang, Aurea Vazquez Rijos, dijuluki "The Black Widow" oleh media lokal akhirnya disidangkan  di pengadilan federal, di mana juri akan memutuskan apakah dia memiliki bagian dalam pembunuhan Adam Anhang.

Menurut Foxnews, pemilihan juri dimulai Selasa depan dan seorang panitera dari pengadilan federal mengatakan batas akhir pemilihan itu hingga Jumat, 31 Agustus 2018.

Vazquez adalah mantan pemenang Miss Puerto Rico Petite, sedangkan suaminya, Anhang (32) merupakan seorang pengusaha real estat dan perangkat lunak permainan.

Anhang ditemukan tewas di San Juan pada September 2005 diduga karena pukulan dan tikaman di tubuhnya. Pada malam sebelum terbunuh, Anhang dan Vazquez bertemu untuk membahas perceraian mereka yang tertunda setelah enam bulan menikah.

Kematian Anhang pada awalnya diduga karena korban perampokan. Namun jaksa mengatakan Vazquez menipu suaminya untuk bertemu dan membunuhnya, demikian laporan BBC.

Vazquez telah menandatangani perjanjian pranikah dengan Anhang yang akan menghabiskan jutaan jika keduanya bercerai. Kekayaan bersih Anhang diperkirakan mencapai USD 24 juta.

Seorang pembantu rumah tangga, Jonathan Roman Rivera pada awalnya dinyatakan bersalah karena membunuh Anhang, tetapi keyakinan Rivera dibatalkan setelah saksi atas pembunuhan itu disampaikan.

Adapun pembunuh bayaran yang disewa Vazquez, Alex "El Loco" Pabo Colón akhirnya didakwa atas pembunuhan itu. Colon mengaku bersalah setelah bekerja sama dengan penyelidik. Colon mengaku Vazquez menawarinya USD 3 juta untuk membunuh Anhang.

Hakim Agung AS mendakwa Vazquez pada Juni 2008 dengan tuduhan menyiapkan pembunuhan terhadap suaminya.

Dia menolak untuk bekerja sama dengan polisi, dan mengajukan gugatan perdata terhadap keluarga Anhang tidak lama setelah kematiannya, dan menuntut USD 1 juta dalam kerusakan dan jutaan lainnya dari harta warisannya.

Seorang hakim menolak gugatan itu. Vazquez kabur dari Puerto Rico, tetapi mantan ratu kecantikan itu muncul beberapa tahun kemudian di Spanyol hingga akhirnya ditangkap pada Juni 2013.

Vazquez, yang berjuang untuk diekstradisi mengatakan dia tidak tahu otoritas AS sedang mencarinya. Saat di penjara menunggu ekstradisi, dia hamil dan kemudian menikahi ayah bayi itu.

Tapi Vazquez diekstradisi ke Puerto Rico pada 2015 untuk diadili. Hukuman mati atau penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat menanti Vazquez jika terbukti bersalah. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI