Jepang Beri Penghargaan 60 Tahun Hubungan Diplomatik

| Rabu, 15 Agustus 2018 | 12.58 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto:apakabar/Int
Mediaapakabar.com--Di tahun ini (2018) merupakan “Peringatan 60 Tahun hubungan Diplomatik Jepang Indonesia”. Kementerian Luar Negeri Jepang telah memutuskan untuk memberikan Penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang kepada 16 individu dan 4 organisasi di Indonesia.  

Atas jasa yang turut memberikan kontribusi bagi peningkatan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang. 

Demikian siaran pers yang diterima mediaapakabar.com dari Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Rabu (15/08/2018). 

Dikatakan, wilayah yurisdiksi Konsulat Jenderal Jepang di Medan, akan memberikan penghargaan kokepada satu individu dan dua organisasi. 

Selama ini, berbagai pihak memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan hubungan persahabatan antara Jepang dengan negara-negara lain, termasuk Indonesia. 

Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk menyampaikan apresiasi atas jasa dari para individu maupun organisasi yang telah berkontribusi besar terhadap peningkatan hubungan persahabatan tersebut serta mengharapkan agar masyarakat Jepang maupun Indonesia dapat lebih memahami dan mendukung kegiatan-kegiatan mereka. 

Yayasan Warga Persabahatan Cabang Medan ini berkontribusi dalam mempromosikan hubungan kedua negara melalui kegiatan antara lain upaya meningkatkan kesejahteraan bagi generasi ke-2, 3 dan 4 warga Indonesia keturunan Jepang yang berdomisili di Medan dan sekitarnya. 

Yayasan ini juga merawat para makam orang Jepang di Medan serta menyelenggarakan pelaksanaan ziarah kubur bagi arwah tentara Jepang pada zaman Perang Dunia ke-2 (Irei-sai) di kota Medan. 

Persada (Perhimpunan Alumni dari Jepang) Cabang Aceh, berkontribusi dalam mempromosikan budaya Jepang dan Indonesia melalui pendirian kumpulan peminat Jepang di daerah Aceh yang beranggotakan kaum intelektual.  

Seperti, Muazilin Affan, Managing Director, Sekretariat Hubungan International, Universitas Syiah Kuala. Beliau melakukan penelitian dan mengepalai proyek rekonstruksi pasca gempa, tsunami dan bencana alam di Pulau Sumatera. 

Beliau merupakan koordinator dalam program bantuan dari Pemerintah Jepang yang dilaksanakan oleh JICA di Aceh. Beliau telah banyak berjasa bagi persahabatan Indonesia–Jepang khususnya dalam bidang pencegahan bencana alam. (Dani/***)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI