Bupati Sergai Ciptakan Produk Unggulan Harus Punya P5

| Rabu, 08 Agustus 2018 | 09.07 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Bupati Sergai Soekirman saat melakukan peninjauan Kelompok Ternak Mulya Jaya di Desa Melati II, Gg. Durian, Kecamatan Perbaungan, Sergai,foto apakabar
Mediaapakabar.com--Bupati Serdang Bedagai Soekirman sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan apa saja yang sifatnya positif dan sejalan dengan visi Kabupaten Sergai yaitu unggul, inovatif, berkelanjutan dan untuk menciptakan produk unggul harus punya P5.

"Bicara tentang unggul harus ada produk yang dihasilkan dengan waktu yang lebih singkat, biaya yang lebih sedikit/terjangkau tetapi dengan hasil yang lebih banyak dan ada produk pembanding barulah bisa dikatakan produk tersebut unggul,” kata Bupati Sergai Soekirman saat melakukan peninjauan Kelompok Ternak Mulya Jaya di Desa Melati II, Gg. Durian, Kecamatan Perbaungan, Sergai, Selasa (7/8/2018).

Pada acara tersebut turut hadir Kadis Ketapang Aliuddin, Camat Perbaungan Gunawan Hasibuan, Pembina Kelompok Ternak Mulya Jaya Yudhi Guntara, Tokoh Pemuda Dimas Triadji, Penyuluh Pertanian (PPL) Bungaria Sihaloho dan para anggota kelompok ternak Mulya Jaya.

Tidak hanya mendukung, Soekirman juga sangat terkesan pada pemikiran-pemikiran kaum muda yang mendasari terlaksananya gagasan seperti ini. Bupati mengharapkan kepada putra/putri Sergai yang telah menimba ilmu di berbagai bidang di Perguruan Tinggi hendaknya menerapkan ilmu pengetahuan dan pengalamannya di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini.

“Jangan bosan untuk berkreasi serta berinovasi demi kemajuan Kabupaten Sergai terlebih lagi mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat dan menciptakan lapangan pekerjaan baru,”ujar Bupati.
Selain itu, Bupati Sergai Soekirman saat penutupan kata sambutan menjelaskan, untuk menciptakan produk unggulan harus punya P5.

“Product Knowledge, pengetahuan/wawasan tentang produk yang kita buat dan juga tahapan prosesnya. Promosi, melakukan promosi/perkenalan produk baik melalui media tv, radio, sosial media atau bahkan dari mulut ke mulut. Selanjutnya, Price, menerapkan harga yang bersaing dengan produk-produk sejenis yang ada dipasaran dengan tetap mengutamakan mutu/kualitas produk, Public Relation, menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan terakhir Power, peran serta Pemerintah/instansi terkait," terang Bupati Soekirman.

Sementara itu, Kadis Ketapang, Aliuddin menyampaikan, Kelompok Ternak Mulya Jaya ini merupakan salah satu Kelompok Ternak unggulan yang tidak hanya membudidayakan hewan ternak tetapi juga menghasilkan produk dari hewan ternak itu sendiri. 
"Kegiatan peninjauan ini sebagai Pra Pembinaan karena dalam waktu dekat beberapa orang dari setiap desa se-Kecamatan Perbaungan akan mendapatkan pembinaan terkait pola peternakan yang terintegrasi yaitu bagaimana memanfaatkan lahan/pekarangan rumah menjadi sumber penghasilan, produksi atau bahkan menjadi kawasan wisata edukasi,” kata Aliudin.

Hal serupa dikatakan Pembina Kelompok Ternak, Yudhi Guntara menjelaskan bahwa saat ini sedang mengembangbiakkan 10 ekor sapi jenis Brahman, 40 ekor kambing etawa dengan pakan khusus yang terbuat dari ampas soya (kedelai) 10 diantaranya sudah memproduksi susu, 500 ekor bebek petelur yang menghasilkan sekurangnya 400 butir telur per hari untuk dijadikan telur asin.

“Sedangkan susu kambing yang dihasilkan tidak hanya utuk diminum tetapi juga sebagai bahan pembuatan sabun,” kata Yudhi Guntara.(***)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI