Zikri dan Keluarga Nyaris Tewas Terkurung di Dalam Kobaran Api

| Selasa, 03 Juli 2018 | 10.59 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Salah satu Korban yang rumahnya ikut terbakar tampak sedang memilah-mulah barang bekas kebakaran. Foto: Tribun Medan
Mediaapakabar.com - Muhammad Zikri warga Jalan Sejati, Pasar V, Desa Marindal I, Dusun V, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang nyaris tewas bersama keluarganya.

Sebab, rumah yang ditinggali Zikri selama bertahun-tahun ludes dilalap api. Ketika kejadian, korban dan keluarganya tengah tertidur lelap.
"Korban sempat tidak tahu rumahnya terbakar. Ia terbangun ketika mencium aroma asap dari dalam rumahnya," kata Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ainul Yaqin dilansir Tribun Medan, Minggu (1/7/2018).
Sadar ada yang tak beres, Zikri bangkit dari tempat tidur. Ia kemudian membangunkan anak dan isterinya.
"Ketika korban berada di ruang tamu bersama keluarganya, ia melihat api sudah melahap bagian belakang rumah. Karena khawatir terjebak api, Zikri dan keluarganya lari ke jalan raya menyelamatkan diri," ungkap Yaqin.
Kebakaran terjadi di Jalan Pukat Banting I gang Saudara Lingkungan XIV, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (19/6/2018), siang.
Kebakaran terjadi di Jalan Pukat Banting I gang Saudara Lingkungan XIV, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (19/6/2018), siang. Foto: Tribun Medan
Dalam keadaan syok, Zikri teriak sekuat tenaga. Warga yang ada di lokasi kemudian berhamburan keluar rumah. Untuk memadamkan api, warga sempat menyirami air dengan alat seadanya.
Beruntung, petugas pemadam cepat datang ke lokasi hingga api tak menyambar ke bangunan lainnya.
"Sejauh ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Dari penyelidikan awal, terjadi korsleting listrik di rumah korban," kata mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Timur ini.
Yaqin mengatakan, guna kepentingan penyelidikan, pihaknya telah memasang garis polisi di rumah korban.
"Dugaan sementara, kerugian mencapai puluhan juta. Sebab, di dalam rumah korban terdapat satu unit sepeda motor dan sejumlah barang-barang elektronik," kata Yaqin.
Untuk menghindari adanya pencurian pascakebakaran, polisi pun berjaga di lokasi dibantu warga setempat. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI