Warga Kecewa Dengan Proses Pengaspalan Jalan Lau cimba Kecamatan Kabanjahe

| Selasa, 17 Juli 2018 | 17.19 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
pengorekan aspal simpang empat kelurahan Lau cimba Kecamatan Kabanjahe,foto:apakabar/rianto ginting
Mediaapakabar.com--Pengguna jalan rakotta berahmana kabupaten karo awalnya merasa senang karena sepenjang jalan itu di perbaiki dengan cara sidik, bongkar aspal untuk memba­ngun aspal hotmix yang baru, demi kelancaran arus lalulintas. 

Perbaikan jalan di mulai dari simpang empat kelurahan Lau cimba Kecamatan Kabanjahe sampai Desa Kandibata Kecamatan Kabanjahe yang berjarak sekitar 10 KM mulai resah atas pengorekan aspal yang sudah berhari hari bahkan berminggu enggan di tutup, yang akhirnya di sepanjang jalan sering terjadi kecelakaan ringan akibat lobang yang di korek cukup dalam.

Perbaikan jalan Provinsi tersebut semestinya pihak kontraktor memikirkan keamanan pengguna jalan, khusus bagi pengendara sepedamotor, agar tidak terancam menga­lami kecelakaan berlalulintas kata Romo Bukit (65)  warga Kelurahan Lau cimba yang tempat tinggalnya persis berada di samping badan jalan tersebut yang juga salah satu Bikers Nasional dari Tanah Karo.
Setahu saya setiap malam di korek dua lobang,  lalu di biarkan. Semalam sabtu ( 14/07) dua pengendara roda dua terlempar terjungkal karena tidak melihat lobang saya dengar mereka warga kacaribu, untung tidak ada korban jiwa,   besok harinya saya tanya kenapa tidak di timbun langsung,  jawab mereka bahan belum ada.  Maka tadi pagi saya ambil ban bekas untuk menjadi rambu,  karena masih minimnya rambu yang dibuat oleh pemerintah sampai jalan ini di timbun ujar Romo.
Di tambahkan lagi oleh Ardi Yakuza warga Desa Kacaribu Kecamatan Kabanjahe mengatakan pada hari Jumat ( 13/07 ) malam juga terjadi kecelakan ringan pengendara roda dua di sekitar rumah saya lokasinya persis di simpang mayang,  maka saya berharap agar lobang ini cepat di timbun oleh pemerintah
Valentinus Ginting warga desa Kandibata Kecamatan Kabanjahe mengatakan pada hari Sabtu,  (14/07 ) di desa Kandibata pukul 14.20 WIB seorang ibu penjual mie dan gorengan dengan mengendarai roda dua terpelanting di desa Kandibata sehingga membuat dagangan mie nya berserakan di jalan. Kami mohon kepada bapak dan ibu di Instansi terkait untuk segera memperbaiki jalan yg dikorek di wilayah Kandibata - Kabanjahe. Ini jalan protokol - jalan Propinsi, ratusan mungkin ribuan kendaraan yang lewat setiap hari. Usul kami jalan yg dilobangi untuk segera diperbaiki,  langsung ditutup agar tidak memakan korban ujarnya kepada Mediaapakabar.com (15/07 ).
Sementara Ferianta Purba salah satu anggota DPRD Kab. Karo ketika di laporkan warga mengatakan, "ini tugas saya,  saya akan langsung hubungi pihak Provinsi agar lobang jalan tersebut segera di tutup ujarnya tegas".
Menurut  informasi yang dihimpun oleh mediaapakabar.com perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 15 KM ini,  sudah ada sekitar seminggu di lobangi namun sampai saat ini belum di timbun,  sementara lobang ada yang mencapai kedalaman 50 Cm dengan lebar sekitar satu setengah meter sehingga rentan membuat terjadinya kecelakaan ringan buat pengendara umum kususnya pengguna kendaraan roda dua. (rianto ginting)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI