Terungkap, Jejak Digital Pelaku Teror Bom Pasuruan Terbukti Miliki Pergaulan Intim dengan JAD

| Sabtu, 07 Juli 2018 | 20.05 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Anwardi pelaku teror bom pasuruan saat terekam kamera. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Kepolisian menyatakan terduga teroris Pasuruan, Abdullah alias Ahmad Abdul Robbani alias Abu Ali alias Anwardi merupakan bagian dari kelompok Jamaah Anshorut Daulah.

Hal ini diketahui setelah polisi menemukan jejak digital rekaman pembicaraan Abdullah dengan mantan napi teroris lainnya.

"Dari alat bukti yang ditemukan dan berbagai alat bukti digital, yang bersangkutan kerap bergaul intim dengan rekan-rekan napiternya dalam suatu pengajian. Dapat diduga dia masuk jaringan JAD (Jamaah Anshorut Daulah), walaupun dia berbaiat pada ISIS, tapi dari pemeriksaan terhadap alat bukti dan kesehariannya masuk dalam jaringan JAD," kata Karopemnas Mabes Polri, Brigjen M Iqbal di Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018.

Menurut Iqbal, Abdullah merupakan mantan napi teroris yang pernah dihukum karena terlibat bom di Kalimalang, Jakarta Timur pada 2010. Kasus itu membuat ia mendekam di Lapas Cipinang selama 5 tahun.

Ternyata setelah keluar, kata Iqbal, Abdullah masih berkomunikasi secara intens dengan beberapa narapidana teroris lainnya. Iqbal mengatakan, polisi akan segera menelusuri apakah bukti digital milik pelaku berkaitan dengan kasus Bom Surabaya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin sebelumnya mengatakan, Abdullah masih berkaitan dengan pelaku serangkaian aksi teror bom di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

"Ya masih muter muter di situ saja. Masih berkaitan dengan aksi di seputaran Depok," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin usai menjenguk anak terduga pelaku di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim Surabaya seperti yang dikutip dari Kriminologi.id, Jumat, 6 Juli 2018.

Tiga tahun setelah keluar dari penjara, Abdullah diketahui menikah dengan istrinya kini yaitu seorang janda di Bangil, Pasuruan. Saat ini istrinya telah ditangkap oleh petugas sebelum sempat kabur seperti Abdullah.

"Yang jelas dia bekas napiter, sudah keluar kurang lebih 3 tahun dan menikahi janda Bangil ini. Dari pernikahannya, dia punya satu anak yang jadi korban," tutur jenderal bintang dua ini.

Sejauh ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap Abdullah , juga telah menyebar ciri-ciri alias identitasnya.

Polisi menyebut terduga pemilik bom menggunakan tas ransel dan sepeda motor bebek Astrea. Selain itu, terduga pelaku juga memakai kaos dan ada celana cingkrang. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI