Prabowo 'Panas Dingin' Tanggapi Jokowi Dinobatkan Sebagai Presiden Terbaik di Asia

| Senin, 23 Juli 2018 | 10.45 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Presiden Joko Widodo
Mediaapakabar.com - Prabowo Subianto yang menjadi rival Presiden Jokowi tampaknya mulai melancarkan tuduhan lagi terkait dengan utang negara yang dinilai cukup membahayakan.

"Utang-utang kita sudah sangat membahayakan. Selain utang pemerintah, ada utang lembaga-lembaga keuangan milik pemerintah dan utang-utang BUMN. Kalau dijumlahkan sungguh sangat besar," ucap Prabowo di Jl Widya Chandra IV.

Namun jokowi seperti membalasnya dengan prestasi yang membanggakan, dalam Poling Bloomberg Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinobatkan sebagai pemimpin terbaik di antara para pemimpin Asia-Australia.

Berdasarkan data Bloomberg tersebut, Jokowi satu-satunya pemimpin negara yang memiliki performa positif. Aspek yang dinilai Bloomberg, yaitu menaikkan kekuatan nilai tukar (2,41 persen), menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif (5,02 persen skala tahun ke tahun), dan memiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi (69 persen).

Data tersebut juga menunjukkan prestasi Jokowi masih menonjol daripada lainnya. Seperti halnya Malaysia dan Filipina yang nilai tukarnya negatif sebesar 4,26 persen dan 5,29 persen.

"Tentu kita bersyukur apa yang disampaikan Bloomberg, Jokowi presiden terbaik karena ada dua faktor penting yaitu Rupiah, terima kasih BI jaga kurs Rupiah lebih baik, tentu moneter dan fiskal dijaga dengan baik," kata Jusuf Kalla di gedung BEI seperti yang dilansir Merdeka.com.

Faktor selanjutnya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di angka 5 persen.

"Artinya kita yang punya tanggung jawab, yang menjaga konsistensi ekonomi kita lebih baik. Ini merupakan suatu image yang terkelola dengan baik," ujarnya.

Dalam pandangan Bloomberg, Jokowi dianggap menekankan otoritasnya pada lembaga-lembaga politik.

Dalam data disebutkan mantan Gubernur Jakarta itu berhasil mengendalikan dua per tiga kursi di parlemen.

Dengan prestasi tersebut Jokowi dapat membungkam seluruh masyarakat yang kurang mempercayai beliau, semoga negara kita bisa menjadi negara yang lebih baik dan dapat bersaing dengan negara lain. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI