Perayaan Hari Bhayangkara ke-72 di Polda Sumut

| Rabu, 11 Juli 2018 | 15.50 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Dalam acara syukuran Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018,Foto:apakabar/(***)
Mediaapakabar.com--Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018 dengan thema “ Dengan Semangat Promoter Polri Siap Mengamankan Agenda Kamtibmas tahun 2018 dan 2019”, Pada hari Rabu tanggal 11 Juli 2018 pukul 10.00 Wib bertempat di Aula Tribrata Polda Sumut.

Dalam acara syukuran hadir Pj. Gubernur Sumatera Utara Eko Subowo,  Pangdam I/BB Mayjen TNI Ibnu Tri Widodo,SIP, Kajati Sumut DR. Bambang Sugeng Rukomono, Ka BNN Brigjen Pol Marsauli Siregar,SH, Kepala Pengadilan Tinggi Sumut diwakili Dr. Mangasa Manurung, Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto,SH, Mewakili Pangkosek, Kolonel PNB Jhonson H.Simatupang, Mewakili Danlanud Letkol Kal. Frans EB Siregar, Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin, Para Konsul Jenderal, Para Purn Polri, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut,dan para undangan lainnya.

Kapolda Sumut yang membacakan amanat dari Kapolri mengucapkan puji syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunianya kita dapat hadir dan mengikuti Upacara dan Syukuran Peringatan Hari Bhayangkara ke-72  dan pada kesempatan ini marilah kita menundukkan kepala sejenak untuk mengenang dan mendoakan para personel Polri yang telah gugur dalam tugas memelihara keamanan dalam negeri khususnya kepada dua anggota Papua an. Iptu Anumerta Jesayas Hentjie Nussy dan Bripka Anumerta Sinthon Kabarek yang gugur saat melaksanakan tugas mulia pengamanan kotak suara di Distrik Torere Kab. Puncak Jaya Papua pada tanggal 27 Juni 2018 dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata.

Polri sekarang ini berbagai upaya mengadakan perbaikan melalui program promoter telah memberikan dampak positif yang signifikan sebagai tindak lanjut dari program reformasi internal yang telah dilaksanakan sebelumnya, program promoter dibangun melalui pendekatan profesionalisme dan modernisasi guna meraih kepercayaan publik.

Program Promoter di fokuskan pada 3 (tiga) kebijakan utama yang sederhana yaitu Peningkatan Kinerja, Perbaikan Kultur dan Manajemen Media.

Selama dua tahun impelementasi program Promoter telah menunjukkan hasil yang baik, Publik Trust terhadap institusi Polri terus meningkat. Polri yang pada tahun 2016 termasuk dalam tiga institusi paling tidak dipercaya publik, kini berdasarkan hasil surve yang diselenggarakan oleh berbagai Lembaga telah berada pada tiga besar Lembaga dengan kepercayaan publik terbaik.

Dari beberapa surve yang dilaksanakan baik itu dari Litbang Kompas, Populi Center, Alvara Research bahwa adanya perbaikan kepercayaan publik dimana Polri menjadi satu dari dua lembaga yang memiliki Trend Kenaikan Tingkat Kepuasan Publik  mencapai 78,8 % dan surve Litbang Kompas pada Jun 2018 menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polri 82,9 % dan ini mengindikasikan bahwa warga Negara Indonesia percaya kepada Polri, tertinggi semenjak era reformasi.

Survei dari dunia internasional The Gallup Organization sebuah survey papan atas yang berbasis di Amerika Serikat melalui 2018 Global Law And Order Survey mengungkap bahwa Indonesia berada pada peringkat ke-9 negara teraman didunia dan posisi ini berada diatas Denmark (posisi ke-10), Belanda (Posisi ke-15) bahkan Jepang (Posisi ke 27) dan survei ini mengungkap 69% dari 148.000 responden pada 142 negara percaya bahwa Kepolisian lokal dalam hal ini Polri di Indonesia mampu menjaga keamanan dalam negerinya.

Keberhasilan Polri ini tidak akan dapat diraih tanpa adanya dukungan dari Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden RI, para pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Para  Pimpinan Kementerian / Lembaga, seluruh anggota MPR / DPR / DPDRI, para Mitra kerja, senior dan sesepuh Polri, serta seluruh masyarakat,Oleh karena itu selaku Kapolri pada kesempatan yang baik ini saya mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya.

Juga mengucapkan terimakasih kepada Kebijakan Bapak Presiden RI yang telah meningkatkan ruang fiscal anggaran Polri, khususnya peningkatan tunjangan kinerja personil Polri mencapai 70% bersama-sama dengan TNI mulai Juli 2018 ini.

Terlepas dari berbagai capaian prestasi, kami menyadari masih banyak kelemahan Polri, kedepan Polri berkomitmen untuk terus melaksanakan perbaikan agar kepercayaan masyarakat dapat terjaga dan terus meningkat karena institusi Polri merupakan milik seluruh rakyat sekaligus sebagai aset bangsa Indonesia tercinta. (***)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI