Perampokan Bank BTPN Tembung : Ini Penjelasan Polrestabes Medan, Pelayanan Dihentikan Sementara

| Rabu, 11 Juli 2018 | 22.45 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Terduga pelaku terekam CCTV bawa lari uang 148 juta,foto;apakabar/persada
Mediaapakabar.com--Tim gabungan poldasu,polrestabes medan dan polsek percut sei tuan,masih melakukan penelusuran dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi, terkait perampokan uang sejumlah Rp148 dari Bank BTPN Tembung.

Polisi saat ini sudah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV terkait peristiwa di Jalan Medan-Batang Kuis, No 315, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang terjadi, Selasa (10/7/2018) pagi tadi.

Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku sempat menemui karyawan Bank BTPN, sekaligus petugas sekuriti yang berada di sana.

Kasat reskrim polrestabes medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SIK membenarkan kejadian perampokan bersenjata yang terjadi di Bank BTPN Jalan Medan Batang Kuis, Percut Sei Tuan. 

Namun belum bisa dipastikan senjata yang digunakan para pelaku itu asli atau mainan, karena pelaku tidak sempat meletuskannya.

“Jadi memang benar, hari ini Bank BTPN diambil uangnya yaitu cash box itu sejumlah Rp148 juta. Untuk jumlah pelakunya masih kita selidiki, tapi yang masuk ke dalam dan menodongkan Satpam dan teller itu yang dilakukan satu orang pelaku. Sementara pelaku lainnya di mobil stanbay,” ungkap Putu.

Untuk ciri-ciri pelaku, sambungnya, masih dalam penyelidikan, tapi rekaman CCTV di sekitar TKP sudah diambil. Para pelaku melancarkan aksinya setelah bank BTPN buka sekitar 20 menit dan diwaktu itulah pihak BTPN Tembung menerima uang dari pihak BTPN Cabang Jalan Putri Hijau Medan.

“Mereka (pihak bank) yang baru mengambil uang dari Kantor Cabang, di Jalan Putri Hijau dan kemudian diantar ke cabang sini, baru sekitar 20 menit, para pelaku masuk. Dalam insiden ini tidak ada korban yang terluka, hanya ditodongkan saja,” terang Putu.

Dia memaparkan, pelaku memang membawa benda berbentuk pistol untuk mengancam Satpam dan kasir. “Tapi kita belum dapat memastikan,apakah benar senjata api atau mainan,nanti setelah tertangkap baru kita pastikan,” jelas Putu.

Pelayanan dihentikan sementara pantauan wartawan di lokasi, akibat peristiwa itu, transaksi dan pelayanan terhadap nasabah lumpuh sementara. Beberapa nasabah terbelengkalai dan harus pulang.
“Gak bisa ngambil ya? Baru perampokan rupanya ya? Waduh, jauh kali kalau ngambil ke Kantor Cabang Putri Hijau.

Saya mau ngambil uang pensiunan suami saya. Memang gak banyak sekitar 1 jutaan, tapi saya lagi perlu untuk makan,” kata Nek Ratna, wanita lansia asal Tembung yang datang ke lokasi ditemani anak perempuannya untuk mengambil gaji pensiun mendiang suaminya.

Selain Ratna,terlihat ada beberapa ibu-ibu setengah tua juga terkejut dan harus pulang mengurungkan niatnya mengambil uang pensiunannya lantaran mengetahui kantor bank BTPN di Tembung di rampok pria berpistol.

“Ngeri juga ya perampoknya pakai pistol dan mengendarai mobil? Jadi kami yang susah juga ya. Soalnya jauh kali mau ngambilnya ke kantor cabang.Informasinya kalau gak tanggal 10 atau tanggal 12 ini terakhir pengambilan uang pensiunnya,” sebut wanita berusia 58 itu. (persada)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI