Misteri Makam Dibongkar Orang, Tali Pocong Hilang Dicuri Diduga Untuk Tuntut Ilmu Sesat

| Senin, 30 Juli 2018 | 12.21 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Proses pembongkaran makam oleh pihak keluarga. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Sepekan yang lalu, Buarah baru saja kehilangan suami tercinta, Janji (56) akibat penyakit asam lambung yang dideritanya.

Duka belum sepenuhnya hilang, tiba-tiba saja keluarga yang tinggal di Desa Medalem, Kecamatan Tulangan ini mendengar kabar buruk.

Seorang warga tak sengaja menemukan keanehan pada makam almarhum Janji. Dari hasil pengamatannya, makam itu seperti baru dirusak.

Warga tersebut langsung melapor kepada keluarga yang kemudian melakukan pengecekan.

"Iya mas. Saat saya datang ke makam, kuburan suami saya bekas digali seseorang. Urukan tanah juga tidak merata dan masih menjorok ke dalam," ungkap Buarah seperti yang dilansir Detikcom, Minggu (29/7/2018).

Setelah dilakukan pembongkaran kembali oleh warga ditemukan ternyata tali kain kafan mayat sudah hilang, mulai kepala, perut hingga tali bagian kaki.

Timan kemudian melapor ke Polsek Tulang terkait kejadian yang disebut baru pertama kali terjadi di Medalem, Sidoarjo itu. Polisi lantas datang ke makam untuk membuktikan laporan ini.

Kanit Reskrim Polsek Tulangan Ipda Sudarsono juga membenarkan kejadian tersebut. "Ada dugaan perbuatan itu dilakukan oleh orang yang mendalami ilmu kekebalan atau sejenis ilmu hitam," katanya saat dikonfirmasi terpisah.

Adalah Suryat yang pertama kali menemukan kejanggalan ada yang aneh pada kuburan tersebut. Ia mengaku menemukan keanehan pada makam Janji pada hari Sabtu (28/7/2018) pagi.

Hari itu ia baru saja memanen sawi di sawah miliknya yang tak jauh dari areal makam dan tersandung batu saat melewati pinggir makam.

"Saya curiga kuburan almarhum ada bekas galian dan setelah mendekat kami yakin kuburan almarhum habis ada yang membongkar," ceritanya kepada detikcom, Minggu (29/7/2018).

Ia pun mendekat dan terkejut ketika mengetahui makam tersebut adalah milik almarhum Janji yang baru meninggal sepekan sebelumnya.

Hal ini dilaporkan Suryat ke Mujiono, salah satu kerabat Janji. Mendapat kabar tak sedap tersebut, keluarga pun langsung mengecek ke makam Desa Medalem, Kecamatan Tulangan.

"Iya mas, saat saya datang ke makam, kuburan suami saya bekas digali seseorang. Urukan tanah tanah juga tidak merata dan masih menjorok ke dalam. Padahal terakhir bagian permukaan makam tanahnya masih mumbul (tinggi, red) seperti kondisi kuburan lainnya yang usianya masih hitungan harian," terang istri almarhum, Buarah (51).

Di sekitar makam, keluarga juga menemukan batok kelapa yang diduga digunakan untuk mengeruk tanah makam Janji.

Namun yang tak kalah mengejutkan adalah keluarga menemukan bekas bercak kaki yang diusapkan ke tembok pintu kecil di sebelah utara makam.

Bekas bercak kaki ini diduga milik pelaku seusai melakukan aksinya.

Buarah bersama anak-anak dan keluarga akhirnya sepakat untuk menggali kembali makam suaminya.

"Ternyata setelah dibongkar dan bagian usuk kayu atas mayat di liang lahat dibongkar, saya bersama keluarga dan aparat desa melihat semuanya tiga tali kain kafan mayat suami saya, mulai bagian atas kepala, perut dan tali bagian kaki, semuanya tidak ada," ungkap Buarah. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI