Hinca Pandjaitan : Prapat Episentrum Pintu Masuk Turis Menjelajahi Budaya Danau Toba

| Kamis, 05 Juli 2018 | 09.27 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
 Hinca Pandjaitan Anggota DPR RI Komisi 3,Saat Di pusat informasi Geopark Nasional Kaldera Toba,foto-apakabar/pitmen

Mediaapakabar.com--Prapat Salah satu Persinggahan wisata yang dekat dengan Danau Toba.Dilokasi tersebut kita bisa melihat maupun menikmati tidak hanya keindahan Danau Toba tetapi kita juga dapat menikmati budaya maupun kearifan lokal setempat,"ungkap Hinca Pandjaitan Anggota DPR RI Komisi 3 dan juga Sekjen Partai Demokrat berlambang Merci tersebut.

Dihari libur maupun Hari besar tertentu, Prapat yang menjadi Pintu masuk danau toba kerapkali over kapasitas.Hal tersebut terjadi karna ketidaksiapan pemerintah setempat dalam mengelola objek wisata Danau Toba tersebut.

Ada banyak objek wisata danau toba yang bisa kita jumpain melalui prapat Seperti Geopark Kaldera Danau Toba,Rumahela,Haranggaol,merek,tongging.

Pertanyaannya apakah objek wisata danau toba dapat memajukan kesejahteraan masyarakat setempat.Faktanya masyarakat setempat hanya menjadi tempat penampungan sampah yang dihasilkan oleh turis yang hadir,karna pengolahan sampah yang dihasilkan turis belum dikelola dengan maksimal oleh pemerintah daerah," Pungkas Hinca Pandjaitan.

Kita berharap dan seharusnya Prapat bisa menjadi kota wisata 24 Jam yang dapat menghadirkan Pasar Malam, sanggar tari,festival budaya maupun kearifan budaya lokal.Serta dapat menaikkan pendapatan dan taraf hidup penduduk lokal,"ucap Hinca disela perjalanan menuju prapat dalam rangka reses perseorangan.

Tentunya faktor keamanan harus berkesinambungan dengan pengolahan maupun pengembangan wisata Danau Toba,karna keamanan faktor utama untuk memberikan rasa aman kepada turis untuk menjelajahi wisata budaya Danau Toba," pungkas Hinca Pandjaitan.(pitmen)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI