Atap Rumah Warga Berterbangan, Lima Rumah Porak-Poranda Dihantam Puting Beliung di Medan Polonia

| Jumat, 06 Juli 2018 | 12.11 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Korban angin puting beliung menunjukkan atap rumahnya yang roboh, Jumat (6/7/2018). 
Mediaapakabar.com - Hujan yang mengguyur Kota Medan pada Kamis (5/7/2018) malam, menimbulkan musibah bagi beberapa orang.

Tidak hanya pohon tumbang yang terjadi di kawasan Medan Johor.
Kawasan Medan Polonia juga diterpa angin puting beliung. Sedikitnya lima rumah di Jalan Starban Gang Famili dan Garuda disapu puting beliung.
Puing-puing atap rumah salah seorang warga menimpai rumah tetangganya.
Belum ada upaya membersihkan atap seng warga yang tertimpa musibah, mengingat hujan masih terus mengguyur wilayah Kota Medan.
Kondisi mobil saat tertimpa pohon tumbang.
Kondisi mobil saat tertimpa pohon tumbang.
Roliana yang saat ditemui di lokasi hendak pergi ke tempat saudaranya. 
"Mau mengungsi ke rumah famili bang. Rumah yang kami tempati berantakan semua" ucapnya.
Angin kencang disertai hujan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, hingga berita ini dituturkan, wilayah Medan masih diguyur hujan gerimis.
"Kami ketakutan di rumah, tiba-tiba suara sangat deras berasal dari atas atap. Tak hiraukan masih hujan, begitu mendengar kami langsung berhamburan keluar rumah," ujarnya seperti yang dilansir Tribun Medan, Kamis (5/7/2018) malam.
Tak hanya rumah Roliana, tepat disampingnya rumahnya juga dihempas angin puting beliung.
"Karena rumah kami lantai dasar, tumpukan seng tetangga ya menimpa ke sini (rumahnya). Kalau di dalam rumah kondisi berantakan, dikarenakan plafon gypsum jatuh ke lantai. Untuk barang elektronik belum ada kami cek, karena takut dan sudah malam jadi memutuskan untuk tidur di rumah sanak famili," katanya, Jumat (6/7/2018) dinihari.
Tak lama berselang, tim BPBD Kota Medan turun ke lokasi untuk mengecek dan mendata berapa kepala rumah tangga yang terkena musibah angin puting beliung.
Informasi yang dihimpun, Rumah Rantau Hutabarat juga menjadi korban terpaan angin puting beliung.
"Kalau untuk korban, adik kami keningnya tergores atap, tapi sudah dibawa berobat," ucap perempuan yang menggunakan jaket putih ini.
Di lokasi, belasan warga masih memadati dan melihat lokasi yang diterpa angin puting beliung. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI