Terungkap Motif Pengendara Alphard Kabur Sebelum Aksi Kejar-kejaran dengan Warga

| Sabtu, 02 Juni 2018 | 20.28 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Petugas saat membawa pengemudi mobil Toyota Alphard yang menabrak sejumlah kendaraan di Surabaya dan kabur hingga ke Gedangan, Sidoarjo. Foto: Surya.co.id
Mediaapakabar.com - Pengemudi mobil Toyota Alphard L 1424 VX yang terlibat dalam aksi kejar-kejaran dengan warga, kemarin Jumat (1/6) negatif narkoba dan tidak sedang mabuk.

Belakangan diketahui penyebab atau motif pelaku kabur, setelah menabrak mobil di Tandes Kupang lalu menabrak beberapa kendaraan sepeda motor lainnya adalah lantaran takut dikejar massa.

"Diduga motif karena ketakutan dikejar-kejar pengendara motor ramai-ramai padahal dia tidak merasa bersalah," kata AKP Antara, Kanit Laka Satlantas Polreatabes Surabaya, dilansir Surya.co.id.

Seperti yang diberitakan sebelumnya kecelakaan lalu lintas Toyota Alphard L 1424 VX bermula dari tabrak lari di Jl HR Muhammad Surabaya, Kamis (31/5/2018) pukul 22.40 WIB.

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara menjelaskan, mobil Alphard dikemudikan Hartono Handoko (61), warga Gubeng Kertajaya V/14 Surabaya.

"Alphard menabrak mobil Toyota Avanza L 1118 WB di jalan HR Mohammad, lalu kabur. Avanza dikemudikan Marsuriono," jelas Antara, Jumat (1/6/2018).

Saat kejadian, pengemudi Mobil Alphard L-1424-VX yang diduga tabrak lari berjalan dari arah barat ke timur Jl HR Muhammad Surabaya.

Toyota Alphard tersebut dikejar mobil Toyota Avanza L 1118 WB usai tabrak lari dengan mobil tersebut. Alphard melarikan diri ke arah timur dan akhirnya dihentikan massa di depan Mako Pasmar Gedangan.

"Pengemudi Alphard dirawat di rumah sakit dan ditangani Polres Sidoarjo Kota," tutur Antara.
Nekat Tabrak Warga.

Sebelumnya, Keseruan dan ketegangan layaknya sebuah film terjadi di jalanan Surabaya-Sidoarjo, Kamis (31/5/2018) malam.

Sebuah mobil Toyota Alphard hitam dikejar-kejar massa dari Surabaya hingga Sidoarjo. Disebutkan sebelumnya Alphard L 1424 VX melakukan tabrak lari di wilayah Tandes dan Kupang Surabaya.

Bukannya berhenti, sang pengemudi justru tancap gas. Aksi tak simpatik membuat pengguna jalan melakukan pengejaran.

Alphard terus melaju kencang lantaran dikejar ratusan motor dan baru terhenti di depan Mako Pasmar Gedangan Sidoarjo.

Mobil terhenti, setelah melawan arus dan naik median jalan. Itu pun ketika berhadapan dengan truk kontaner yang melaju dari arah selatan (Sidoarjo).

Selama dikejar massa pengendara motor hingga terhenti, mobil dilempari batu. Bahkan, saat di depan Pasmar Marinir Gedangan, sang pengemudi masih nekat tancap gas mau kabur.

Aksi ini membuat massa takut ditabrak.

Tapi akhirnya, mobil berhenti dan pangemudinya yang diduga teler diamankan dan dibawa ke Polsek Gedangan Sidoarjo.

"Sudah lawan arus dan berhadapan dengan truk kontainer, masih juga mobil mau kabur. Pengemudinya seperti mabuk," jelas Rudi, salah satu saksi yang melihat di lokasi depan Pasmar Marinir Gedangan, Kamis (1/6/2018) dini hari.

Aphard yang nekad kabur hingga Gedangan Sidoarjo, itu dikemudikan Hartono Handoko.
Pria 61 tahun asal Jl Gubeng Kertajaya V/14 Surabaya diamankan petugas Polsek Gedangan beserta mobil Alphard dan surat-surat kendaraan. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI