Tengku Ryan Putra Sulung Gubernur Sumut Promosikan Potensi Sumut di Ajang Internasional

| Jumat, 01 Juni 2018 | 01.14 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
President Junior Chamber International (JCI) Kota Medan, Tengku Ryan Novandi
Mediaapakabar.com Junior Chamber International (JCI) Indonesia adalah organisasi nasional pemuda non-politik dan non-sektarian, bagian dari organisasi kepemudaan internasional terbesar di dunia yang berafiliasi pada PBB.


Organisasi ini merupakan komunitas internasional. Anggotanya berusia antara 18 sampai 40 tahun.
Tujuannya dengan maksud menciptakan perubahan positif di seluruh dunia.
President JCI Kota Medan, Tengku Ryan Novandi mengatakan organisasi ini bertujuan untuk menyebarluaskan kepada masyarakat dunia, bahwa setiap manusia memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri.
Setiap manusia di dunia ini sama kedudukannya, saling ketergantungan dan bukan milik perorangan.
Presiden JCI Medan Tengku Ryan Novandi foto bersama pembicara pada Konferensi Pemuda Asia Pasific, di Kota Kagoshima, Jepang, belum lama ini.
President JCI Medan Tengku Ryan Novandi foto bersama pembicara pada Konferensi Pemuda Asia Pasific, di Kota Kagoshima, Jepang, belum lama ini. (IST)
Ia menjelaskan, pilar kegiatan JCI yakni Individual Development, yakni memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri atau sumber daya manusia melalui pelatihan berorganisasi, kepemimpinan, manajemen, dan kewirausahaan.
"Community Development yaitu kesempatan melakukan kegiatan sosial dengan peduli lingkungan bagi kepentingan masyarakat umum dengan pemecahan masalah melalui pengalaman nyata. Sementara Business Opportunity berupa kesempatan belajar atau bertukar ide dan mendapat masukan dalam melakukan kerjasama usaha di antara anggota yang ada di 200 negara International Business Network," jelas putra sulung dari Tengku Erry Nuradi, Gubernur Sumut ini, Rabu (30/5/2018).
Ia juga menambahkan pilar kegiatan selanjutnya ialah International Relationship yang memberi kesempatan bagi setiap individu untuk memberikan kontribusinya dengan toleransi sesama serta ikatan persahabatan, kekeluargaan dan tolong menolong sesama masyarakat dunia.
Seperti yang dilansir Tribun Medan kegiatan yang baru saja ia hadiri bersama tim dalam acara VIP Launcheon pada ajang Asia Pasific Conference JCI di Kota Kagoshima, Jepang yang berlangsung mulai tanggal 24 Mei hingga 28 Mei 2018 dan juga dihadiri lebih dari 5 ribu orang perwakilan JCI dari masing-masing negara di kawasan Asia Pacific.
Ryan mengenalkan bahwa JCI Chapter Medan merupakan chapter tertua nomor dua di Indonesia.
Dia juga menyampaikan rasa bangganya kepada salah satu anggota JCI Medan yang senantiasa memberikan kontribusi selama ini kepada chapternya.
"Kita patut memberikan apresiasi kepada Executive Vice Presiden JCI Mr Alexander Atio (Alex Tio). Beliau ini akan menjadi orang Indonesia pertama yang akan menjadi World President JCI dan berasal dari Chapter Medan,"katanya.
Dalam kegiatan itu, ia juga mempromosikan potensi Provinsi Sumut di Konferensi Pemuda Asia Pasific.
Ryan mengatakan pada Tahun 2017 lalu JCI Medan telah menyelenggarakan Kampanye Perdamaian Dunia di Pantai Bul-Bul Balige.
Kegiatan itu dihadiri lebih dari 11 ribu orang yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.
Pada kesempatan itu, Ryan merasa terhormat karena dikunjungi World President JCI 2017 Dawn Hetzel.
Ryan juga berharap World President JCI 2018 Bryan Lim serta seluruh anggota JCI di kawasan Asia Pasific dapat berkunjung dan berwisata di Sumatera Utara.
"Saya berharap Mr President Bryan Lim dapat berkunjung ke chapter kami JCI Medan untuk melihat langsung potensi yang sangat luar biasa di sana," ungkapnya.
Ryan mengatakan tahun ini akan menjadi kehormatan besar bagi JCI Indonesia Chapter Medan untuk menjadi tuan rumah Konvensi Nasional pada Oktober 2018 mendatang.
"Saya mengambil kesempatan ini untuk benar-benar mengundang semua tamu terhormat dan delegasi internasional untuk datang mengunjungi dan mendukung kami. Saya sangat senang dan bangga mengatakan bahwa Medan, Sumut, memiliki banyak hal yang ditawarkan," tuturnya.
Ia menjelaskan Sumut memiliki populasi 14 juta orang dan Kota Medan sebagai pusat pemerintahan hanya ditempuh sekitar satu jam dari dan ke Singapura juga Kuala Lumpur, Malaysia.
Ryan menuturkan Sumut kaya akan flora dan fauna dan juga memiliki komoditi utama untuk di ekspor yakni karet, teh, minyak kelapa sawit, kakao, kopi dan tembakau.
"Sumatera Utara juga rumah untuk segala suku, agama, adat, ras dan budaya yang merupakan miniaturnya Indonesia. Kami punya Danau Toba, danau yang tercipta atas letusan Gunung Toba sekitar 75 ribu tahun yang lalu dan sekarang sedang diusahakan agar menjadi salah satu taman warisan dunia di Unesco," katanya.
Ryan juga mengatakan dalam bidang industri, Sumut memiliki KEK Sei Mangkei, pelabuhan internasional, bandara internasional, industri pengolahan minyak kelapa sawit dan karet dan juga potensi industri pariwisata.
Delegasi JCI Medan diwakili Tengku Ryan Novandi (President), Irham F Basyah (National Vice President JCI Indonesia from Medan), R Mawarni Tampubolon (Vice President JCI Medan), Willy Kay (Vice President JCI Medan), Antoni Simon (Vice President JCI Medan), dan Widopo Hanly (NTC JCI Medan).
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI