Polda Sumut Kerahkan 2365 Personil untuk Amankan Pilkada Serentak di Sumut

| Sabtu, 23 Juni 2018 | 11.44 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Irjen Pol Paulus Waterpauw saat melakukan penunjauan kesiapan personel polri. Foto: Waspada
Mediaapakabar.com - Apel Penyambutan BKO Brimob Polri dan Pelepasan  Pemberangkatan Serpas BKO Polda Sumut ke Satwil Jajaran dalam rangka Pilkada Serentak 2018 di Wilayah Sumatera Utara dilakaukan di Lapangan KS. Tubun Mapolda Sumut 23 Juni 2018

Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dan dihadiri seluruh Pejabat Utama Polda Sumut dan Personil Polda Sumut mengatakan Polda Sumut pada hari ini menerima dan menyambut kedatangan personil BKO Mabes Polri yaitu Brimob Polri sebanyak dari Korps Brimob Mabes Polri 1 Yon, Sat Brimob Polda Aceh 1 SSK, dan Sat Brimob Polda Sumbar 1 SSK.

"Saya mengucapkan selamat datang di Provinsi Sumatera Utara khususnya di Mapolda Sumut semoga dengan kedatangan saudara-saudara dapat menjalin kerjasama yang baik dengan personil Polda Sumut untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak 2018," ungkap Irjen Paulus Waterpauw seperti yang disampaikan melalui rilis kepada Mediaapakabar.com.

Seperti yang diketahui bahwa pada saat ini tahapan Pilkada 2018 sedang memasuki tahapan kampanye para Paslon (tanggal 15 Februari s/d 23 Juni 2018) dan tidak lama lagi akan memasuki tahapan inti Pilkada yaitu Tahap Pemungutan Suara yang jatuh pada tanggal 27 Juni 2018 nanti.

Selanjutnya tahap rekapitulasi hasil hitung suara mulai tingkat Kecamatan s/d tingkat Propinsi (tanggal 28 Juni s/d 09 Juli 2018) dilanjutkan dengan tahap penetapan calon terpilih oleh Putusan Mahkamah Konstitusi lalu diteruskan tahapan Pelantikan Pengambilan sumpah Gubernur, Bupati dan Walikota yang terpilih.

Polda Sumut dan jajarannya mengaku telah siap mengamankan Pilkada serentak tahun 2018 dengan kekuatan berjumlah 2365 Personil.

Kekuatan personil tersebut masing-masing dari 23 Satker Polda Sumut ditambah dengan BKO dari Mabes Polri sebanyak 400 Personil (terdiri atas 4 SSK Brimob: Brimob Polda aceh 100 Personil, Brimob Polda Sumbar 100 Personil dan Korbrimob 200 Personil) untuk mengamankan 27.320 TPS di 27 Satwil Polda Sumatera Utara.

Personil BKO Serpas Mabes Polri dengan jalan darat akan dilakukan akan dibagi dengan perincian: Korbrimob dengan kekuatan 200 Personil ditujukan untuk melakukan siaga Back-up Polda Sumut, Brimob Polda Aceh dengan kekuatan 100 Personil ditujukan untuk melakukan back-up Polrestabes Medan dan Brimob Polda Sumbar dengan kekuatan 100 personil dtujukan untuk melakukan back up Pam Kampanye Pilkada di Satwil Polres Deli Serdang.

Setelah selesai melakukan siaga Back-up dan Pam Kampanye Pilkada, Personil BKO Serpas Mabes Polri akan ditempatkan ke-3 tempat dengan perincian yaitu: tujuan ke Satwil Polres Taput dengan kekuatan 300 Personil terdiri dari BKO Mabes Polri (Tindak Brimob Polda Sumbar sebanyak 100 Personil) dan Pam TPS gabungan satker sebanyak 200 personil, tujuan ke satwil Polres Langkat dengan kekuatan 100 personil terdiri dari BKO Mabes Polri (Tindak Brimob Polda Aceh sebanyak 100 personil) dan tujuan ke SPN Sampali dengan kekuatan 200 personil terdiri dari BKO Mabes Polri (Tindak Brimob 200 Personil).

Kapolda Sumut dalam sambutannya juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada personil Polda Sumut yang merayakannya.

"Semoga dapat meningkatkan pengabdian dan pelayanan terbaik kita kepada masyarakat, Bangsa dan Negara tercinta ini dana juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personil Polda sumut dan jajaran yang telah melakukan tugas pengamanan pada waktu menjelang, saat dan sesudah hari raya Idul Fitri sehingga kondisi Provinsi Sumut secara keseluruhan aman dan kondusif," katanya.

Polda Sumut juga melaporkan kalau jajarannya masih menjalankan Operasi Kepolisian terpusat Ketupat Toba tahun 2018 yang sebentar lagi berakhir.

"Kita harapkan Operasi dapat berjalan dengan baik aman dan lancar dengan tujuan utnuk mencegah dan meminimalisir jumlah pelanggaran dan Laka-lantas saat masyarakat melaksanakan arus mudik dan arus balik setelah menjalankan liburan Lebaran," ungkapnya.

Menurutnya kejadian tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di Perairan Danau Toba tanggal 18 Juni 2018 membuat kita semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap pelayanan di Pelabuhan Laut untuk mencegah terjadinya kembali peristiwa diwaktu yang datang. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI