Pilkada di Papua Rusuh, Dua Anggota Polisi Tewas Ditembak KKB Saat Kawal Kotak Suara

| Kamis, 28 Juni 2018 | 20.55 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Ilustrasi pengamananan massa di Papua.
Mediaapakabar.com - Dua orang anggota kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Papua tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Seorang Kepala Distrik juga tewas dalam insiden penembakan itu.

Informasi yang diperoleh penembakan itu terjadi di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya, pada Rabu, 27 Juni 2018, setelah proses pemungutan suara.

Tiga orang yang tewas itu adalah kepala Distrik Torere Obaja Froaro, dan dua anggota kepolisian yaitu Ipda Jesayas Nusi dan Brigadir Sinton Kabarek.

Insiden penembakan bermula ketika kepala Distrik Torere bersama 9 anggota kepolisian yang dipimpin Ipda Jesayas Nusi membawa kotak berisi surat suara Pilkada dengan menggunakan perahu motor.

Namun di tengah perjalanan, rombongan mereka dihadang dan ditembaki oleh gerombolan orang bersenjata.

Akibat penembakan itu, tiga orang tewas di tempat dan 7 anggota kepolisian lainnya selamat setelah sebelumnya 3 orang diantaranya dilaporkan hilang.

Terkait penembakan itu, Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar telah membenarkan dan mengonfirmasi 7 orang anggota kepolisian selamat dalam insiden penembakan itu.

"7 Anggota polisi selamat, termasuk tiga yang sebelumnya dilaporkan hilang," kata Boy seperti dilansir Antara, Kamis, 28 Juni 2018.

Boy menambahkan, korban selamat kini telah berada di Polsek Dabra dan akan dievakuasi ke Jayapura bersama jenazah dua anggota kepolisian yang tewas.

Mereka yang selamat adalah Bripka Maks Anjonderin, Brigpol Steven Auparay, Bripda Daniel Tambunan, Bripda Firmansah, Brigpol Yusuf Toding, Brigpol Mulyadi dan Briptu Petrus Imbiri.

Sementara korban tewas adalah personel Polres Puncak Jaya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI