Pejabat Disnaker Sumut Temui Ajal Saat Dipanggil Polisi Kasus OTT Anak Buahnya

| Selasa, 12 Juni 2018 | 11.53 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Jhon Sagala. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Jhon Sahatma Sagala Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah 2 Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara meninggal secara mendadak saat diperiksa unit Tipikor Polres Deliserdang.

"Dia sedang ada pemeriksaan di Polres Deliserdang pada pukul 10.00 Wib, jadi kena stroke dan darah tinggi. Turut berduka cita, besok saya dengan tim akan kumpul di rumah duka," ujar Frans Bangun Plt Kepala Disnaker Sumut yang dihubungi Tribun Medan, Senin (11/6/2018).
Frans merasa kehilangan sosok anak buah yang menurutnya selalu aktif menegakkan peraturan tenaga kerja di lingkungan Disnaker Sumut.
"Kita merasa kehilangan sosok Jhon Sagala yang aktif ikut menegakkan peraturan tenaga kerja di Sumut. Orangnya tegas dan disiplin," kata Frans.
Melansir Tribun Medan, Frans terakhir berkomunikasi dengan Jhon Sagala saat terjadi unjuk rasa di DPRD Sumut terkait dengan aksi unjuk rasa antara tenaga kerja dengan satu perusahaan.
Dia mengatakan kondisi Jhon Sagala memang belakangan ini kurang sehat saat dialkukan pemanggilan, "tapi itu kewenangan polisi," ungkapnya.
Informasi yang dihimpun, Jhon Sagala diperiksa atas adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan polisi terhadap tiga anak buahnya.
Penangkapan itu sudah terjadi beberapa pekan lalu dan saat ini sudah ditahan di Mapolres Deliserdang karena diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha.
Adik almarhum, MP Sagala yang juga merupakan pejabat di Dinas Pehubungan Kabupaten Deliserdang mengakui kalau abangnya itu sebelumnya diperiksa oleh pihak kepolisian karena kasus OTT bawahannya.
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya abangnya itu.
"Memang abangku ini sudah stroke sudah beberapa tahun. Dari rumah pun memang kurang sehat dia dan sudah beberapa hari memang," kata MP Sagala yang dihubungi melalui telepon selulernya Senin, (11/6/2018).
Dia mengatakan saat anak buahnya terjaring OTT, saat itu dia kemudian lemas hingga terbawa ke pikirannya.
"Mungkin anggotanya ketangkap itu jadi makin tebawa ke pikirannya. Udah kubilangnya kemarin saat dikabarinya aku dia mau diperiksa. Kubilang santai aja abang. Kubilang kemarin anggotaku pun kena OTTnya tapi kan dia yang mempertanggungjawabkannya sendiri," tambah MP Sagala.
Ia mengaku sedang berada di jalan dan hendak menuju rumah almarhum yang berada di perumahan Villa Mutiara Bajak V Medan.
Ia mengaku dapat kabar pertama kali dari adiknya.
"Aku nomor 2 dan abangku ini nomor 1. Kami ada 7 bersaudara. Pertama yang kasih kabar tadi adikku. Dibilang jatuh dan masuk rumah sakit. Gak lama kemudian dibilang sudah meninggal. Dulu pun pernah dia jatuh karena memang kena stoke dia. Aku sedang di jalan ini karena sedang di Simalungun tadi," kata MP Sagala.
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI