Pasokan Gas LPG Dipastikan Pertamina Normal di Mandailing Natal

| Kamis, 14 Juni 2018 | 08.38 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Petugas pengisian LPG sedang melakukan bongkar muat. Foto: Tribun Medan
Mediaapakabar.com Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I memastikan penyaluran LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Madina aman selama arus mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H.


Penyaluran harian untuk LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Madina pada tanggal (13/6/2018) sebesar 5.040 tabung perhari dan disalurkan melalui 2 agen serta 80 pangkalan, dengan HET sebesar 17-22 ribu rupiah.
Unit Communication & CSR Pertamina MOR I, Rudi Ariffianto mengatakan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, Pertamina MOR I telah menambahkan fakultatif pasokan di Kabupaten Madina sebesar 6.160 tabung perhari pada tanggal 29 dan 30 Mei 2018
Hal itu dilakukan, guna untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait arus mudik dan libur lebaran 2018. Pertamina MOR I juga akan terus melakukan penambahan pasokan tabung LPG pada tanggal 9, 12, 14, 15, dan 17 Juni 2018 sebanyak 9.520 tabung perhari di wilayah tersebut.
"Pasokan LPG Pertamina di wilayah Madina masih berjalan normal. Tim investigasi telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap adanya keluhan kondisi pasokan LPG 3 Kg di wilayah Madina," Rudi Ariffianto, Rabu (13/6/2018) seperti yang dilansir Tribun Medan.
“Kami akan cek apabila penambahan pasokan memang dirasa belum mencukupi, kami akan melakukan penambahan pasokan fakultatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," sambungnya.
Lebih lanjut, Pertamina juga menyalurkan LPG 3 kilogram sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah. Pertamina menghimbau bahwa peruntukkan LPG 3 kilogram hanya bagi rakyat miskin dengan penghasilan kurang dari Rp 1,5 jt per bulan atau Usaha Mikro.
"Bagi warga mampu, Pertamina telah menyediakan LPG non subsidi seperti Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 Kg dan Elpiji tabung biru 12 kg serta 50 kg untuk usaha komersial," jelas Rudi. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI