Otak Pelaku Pembunuhan di Apartemen Educity Ternyata Buronan Berbahaya

| Kamis, 07 Juni 2018 | 19.30 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Ilustrasi
Mediaapakabar.com  - Pria berinisial RD merupakan otak pembunuhan terhadap Agung Pribadi (40) di apartemen Educity Surabaya, Jawa Timur. Buronan RD itu tercatat sebagai residivis kasus perampokan dan termasuk berbahaya karena tak segan melukai korban bahkan polisi.

Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya dalam keterangan persnya mengatakan, RD yang menjadi otak pembunuhan terhadap Agung Pribadi itu hingga kini masih buron.

"RD pernah ditangkap oleh petugas Kepolisian Resor Pacitan, Jawa Timur, dan menjalani hukuman selama 25 tahun atas kasus perampokan," ujar Kepala Unit Reserse Mobil Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, pada Rabu, 6 Juni 2018.

Bima mengungkapkan, RD memiliki rekam jejak kejahatan dan tergolong berbahaya seperti yang dilansir Kriminologi.id.

"Saat beraksi merampok di Pacitan dulu, RD mempersenjatai diri dengan senjata api rakitan. Dia dikenal sebagai penjahat yang kejam karena kerap melukai korbannya dan bahkan polisi," ucapnya.

Dari periksaan terhadap pelaku SP (33), terungkap bahwa motif pembunuhan di Apartemen Educity karena piutang dari bisnis narkoba senilai Rp 211 juta.

Dalam pembunuhan di kamar nomor 1707 lantai 17 di apartemen tersebut, Bima menjelaskan, pelaku RD dibantu oleh tiga pelaku lainnya yakni SP, IM, dan RY.

Kamar apartemen yang dijadikannya sebagai lokasi pembunuhan tercatat disewa oleh seorang perempuan berinisial VA, yang merupakan kekasih RD.

Untuk memburu RD dan para pelaku lainnya yang masih buron, pihaknya telah menyebar personel Bima memastikan telah menyebar personel polisi ke beberapa tempat persembunyiannya.

"Mohon doanya agar segera tertangkap," kata Bima.

Hingga ini, petugas baru membekuk satu dari empat pelaku yakni SP warga Jalan HM Suwignyo, Pontianak, Kalimantan Barat. Ia ditangkap pada 1 Juni 2018. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI