KPU Karo Ajak ASN Supaya Menjaga Netralitas

| Senin, 25 Juni 2018 | 19.52 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
 Foto-Ketua Kpu saat membrikan kata sambutan,(apakabar/rianto)

Mediaapakabar.com--Penyelenggaraan Pilgubsu Rabu 27 Juni 2018 diharapkan aman,lancar dan sukses, Seluruh komponen masyarakat diharapkan dapat bekerjasama mensukseskannya.

Seluruh pendistribusian logistik dipastikan sampai di 651 TPS yang ada di Karo sebelum hari “H” Pilgubsu.            
Pernyataan ini disampaikan Ketua KPU Karo, Benyamin Pinem, ST, Ketua Panwaslih Karo, Eva Juliani Br Pandia, SH dan Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH dan wakil Bupati,Corry Sebayang dalam rapat kordinasi dengan seluruh SKPD, 17 Camat yang ada, Senin (25/6/2018) di aula kantor bupati Karo, Kabanjahe.

Ketua KPU Benyamin Pinem mengemukakan "pihaknya berupaya meminimalisir segala kemungkinan masalah yang akan terjadi, terutama bagi desa-desa terdampak erupsi Sinabung, pemilih yang ada  di rumah sakit, pemilih di rumah tahanan atau di lembaga pemasyarakatan. Menanggulangi pemilih pindah TPS  atau berpindah tempat dapat meminta formulir A5 dan bagi pemilih yang sudah terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) dapat menggunakan e-KTP/paspor atau Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Pemilih yang merupakan pengungsi erupsi Sinabung sudah disiapkan 36 TPS yang tersebar di lokasi-lokasi tempat pengungsi. Baik di Siosar atau lokasi Huntap dan Huntara. Termasuk di desa Kutarayat desa terdekat dengan kawasan desa masuk program relokasi tahap ke III meliputi desa Sukanalu, Sigarang-garang dan dusun Lau Kawar. Termasuk pengungsi asal desa Mardinding.

Ketua Panwaslih Karo Eva Juliani Pandia,SH menyampaikan harapannya agar seluruh lapisan dan elemen masyarakat berpartisipasi memberikan pengawasan terhadap proses Pilgubsu 2018, termasuk bagi warga yang belum mendapat C6 agar bukan menjadi alasan tidak ikut memilih. C6 hanya sebagai undangan dan pemberitahuan tentang tempat memilih,no TPS,hari/tgl. Warga yang sudah terdaftar di DPT dapat menggunakan e-KTP  dan kartu keluarga atau pun Suket.

“Panwaslih sudah membuat posko pengaduan masyarakat termasuk persiapan Gakumdu disamping harapan agar aparat pemerintahan tetap menjaga netralitas,” jelas Juliani.

Demikian juga ditegaskan Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH  bahwa, persentasi pemilih diharapkan lebih dari 50 persen partisipasi pemilih. Dapat mencegah segala kemungkinan terjadinya konflik. Sebab, kabupaten Karo tidak bersamaan dengan Pilkada seperti daerah lain, Dairi, Langkat Deli Serdang.           

Seluruh aparat ASN supaya menjaga netralitas. Segenap pihak terkait supaya melakukan prinsip ”jemput bola” dan proaktif,” harapnya.

Kepada aparat pemerintahan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan  agar tetap bekerja sama dan berkordinasi demi terjaga ketertiban dan keamanan di Karo"tutupnya.
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI