Kota Medan Dilanda Panas Ekstrim, Berikut Penjelasan Petugas BMKG

| Jumat, 08 Juni 2018 | 18.16 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Ilustrasi
Mediaapakabar.com - Beberapa hari terakhir terjadi cuaca panas yang begitu melekit bagi kulit manusia, bahkan cuaca panas yang ekstrim ini terus berlangsung hingga saat malam hari tiba.
Admin Pusdalops BP Kota Medan, Ridwan mengatakan bahwa cuaca panas ekstrem seperti ini akan berlangsung selama 10 hari terakhir.
"Penyebabnya karena ada pengaruh arah angin dan gangguan udara, serta atmosfer udara yang bergerak dari Samudera Hindia dan Cina selatan," kata Ridwan, Jumat (8/6/2018).
Sementara itu, Kabid Data dan Informasi BMKG Kota Medan, Syahnan mengatakan di awal bulan Juni ini, cuaca ekstrim memang sedang melanda sebagian wilayah Sumatera Utara.
"Pantauan satelit ada sekitar 37 titik panas di wilayah di Pulau Sumatera. Tapi titik-titik hotspot panas itu tidak semuanya berada di Sumut," kata Syahnan seperti yang dilansir Tribun Medan.
"Hampir seluruh bagian di pulau Sumatera, merasakan dampak cuaca panas ekstrem," sambungnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan tingkat cuaca ekstrem ini masih dalam tingkat sedang, berada wilayah yang paling terasa terkena dampaknya, di antaranya Batubara, Labuhanbatu, Asahan, Padanglawas dan Mandailing Natal.
"Cuaca ekstrem seperti ini, memang hampir setiap tahun terus terjadi. Kadang-kadang kita merasa sangat panas. Karena suhunya mencapai 33 derajat Celsius," ungkap Syahnan.
"Kita menghimbau disaat memasuki musim panas apalagi sedang bulan puasa seperti saat ini, sebaiknya warga agar menghindari bepergian saat panas terik. Kita sarankan menggunakan masker. Serta untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran akibat cuaca panas ekstrem ini, kita himbau masyarakat agar menyalakan api di tempat sembaranga," pungkas Syahnan. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI