Kapolri Resmi Copot Kombes Ekotrio yang Aniaya Anak Buah Pakai Helm Baja

| Kamis, 28 Juni 2018 | 09.48 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Tindakan penganiayaan yang dilakukan Kombes Pol Ekotrio Budhiniar kepada 7 anak buahnya berujung pada pencopotan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian secara tegas mencopot perwira menengah kepolisian itu dari jabatannya sebagai Kepala Pusat Pendidikan Administrasi (Kapusdikmin) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) Polri.
Mutasi jabatan tersebut tertera dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1572/VI/KEP/2018. Selanjutnya Kombes Pol Bobyanto I.O.R. Adoe ditunjuk Kapolri untuk menempati jabatan yang ditinggalkan Ekotrio.
"Keputusan Kapolri untuk memutasi Kapusdikmin Lemdiklat Polri sebagai bentuk tindakan tegas terhadap pimpinan yang arogan kepada anak buahnya dalam memberi peringatan kepada anggotanya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal kepada wartawan seperti yang dilansir Kriminologi.id, Rabu, 27 Juni 2018. 
Korban penganiayaan Kombes Ekotrio
Kronologi kasus penganiayaan itu terjadi pada Selasa, 26 Juni 2018. Berawal saat Kombes Ekotrio hendak masuk ke Markas Pusdikmin di Soreang, Bandung namun kendaraannya terhalangi mobil boks katering di pintu gerbang.
Ekotrio yang tidak sabar menunggu mobil katering mundur, akhirnya memutuskan turun dari mobilnya sambil marah-marah lalu memukuli anggota-anggota penjagaan menggunakan helm baja.
"Kapusdikmin menghantam semua anggota piket yang terkumpul menggunakan helm baja secara bergantian di bagian kepala," ungkapnya.
Tujuh korban penganiayaan yang dilakukan Eko yakni AKP Ale Surya, Ipda Taryana, Ipda Ade Hasan (Kanit Provos), Bripka Iim Permana, Brigadir Asep Ismanto, Penata I Joko Pitoyo dan Pengatur Agus Suherlan. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI