Gempar Rosalia Dibunuh Henderson Sedang Hamil 3 Bulan, Polisi Minta Tunggu Otopsi

| Minggu, 03 Juni 2018 | 10.16 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
 Tersangka Pendeta Henderson Sembiring. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Terkait pemberitaan yang mengatakan bahwa, korban pembunuhan Rosalia Siahaan dikabarkan sedang hamil tiga bulan pihak kepolisian meminta agar publik bersabar.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan, Sabtu (2/6/2018).
Eddy Suryantha mengatakan bahwa belum ada otopsi dokter yang menyatakan kalau korban pembunuhan Rosalia Siahaan sedang hamil.
Rosalia Siahaan dibunuh oleh Pendeta Henderson Sembiring di dalam Gereja Sidang Rohulkudus Indonesia (GSRI) di Dusun XII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (31/5/2018).
"Kalau hamil, harus ada otopsi dari dokter. Siapa yang bilang gitu? Nanti kalau sudah diotopsi, kami akan beritahu. Tapi, untuk saat ini, belum," ucapnya seperti yang dilansir Tribun Medan.
Ia juga menambahkan bahwa, beredarnya kabar yang menyatakan bahwa korban sedang hamil harus menunggu lebih dulu hasil keterangan dari dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.
Pembunuhan Rosalia Siahaan seorang mahasiswi membuat geger warga Tanjung Morawa
Pembunuhan Rosalia Siahaan seorang mahasiswi membuat geger warga Tanjung Morawa. Foto: Ist
"Enggak ada itu. Nanti setelah diotopsi, baru kita bisa nyatakan bahwa korban hamil atau tidak. Untuk saat ini, kami belum bisa menyampaikan bahwa korban dinyatakan hamil," ucapnya lagi.
Ketika ditanyakan lebih jauh terkait dengan penemuan sperma di kemaluan korban. Apakah terdapat pemerkosaan terhadap korban sebelum dibunuh?
Dengan lantang, Eddy menyatakan belum bisa membenarkan informasi tersebut.
"Tidak Semua masih proses penyelidikan. Jangan kita membuat asumsi sendiri. Enggak ada pemerkosaan. Untuk penemuan sperma, kita masih selidiki, sperma itu punya siapa," tegasnya.
Dalam wawancara tersebut, Eddy selaku Kapolres Deliserdang, juga menghimbau agar tidak menambah asumsi-asumsi terhadap kasus pembunuhan tersebut.
Penyidik Satreskrim Polres Deliserdang hingga saat ini masih terus memeriksa terhadap pelaku pembunuh keji Rosalia Siahaan seorang gadis di dalam lingkungan gereja.
Sementara itu Henderson Sembiring, pendeta Gereja Sidang Rohulkudus Indonesia (GSRI) yang telah ditetapkan menjadi tersanga pembunuhan Rosalia yang dianggapnya sebagai anak angkatnya sendiri.
Kabar terbaru disebutkan kalau tersangka telah mengakui kalau korban dihabisi saat tengah berbadan dua dengan usia kandungan 3 bulan.
Keterangan ini disampaikan oleh tersangka yang disampaikan kepada pihak penyidik.
Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Ruzi Gusman menuturkan kalau saat ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman atas keterangan-keterangan yang disampaikan oleh tersangka. 
Pada saat ini belum dapat dipastikan apakah apa yang diucapkan oleh Henderson itu benar atau tidak.
"Ada memang dia menyebut kalau korban sedang hamil. Namun pastinya hamil atau tidaknya kita masih menunggu hasil otopsi. Itukan masih dari dia saja," ujar Ruzi.
Pembunuhan Rosalia Siahaan seorang mahasiswi membuat geger warga Tanjung Morawa (Handover)
Berdasarkan Informasi diperoleh, menurut pengakuan Handerson Sembiring nekad membunuh karena terbakar api cemburu saat korban menjalin komunikasi dengan pacarnya.
Handerson tak mau jika korban jatuh ke pelukan pacar korban, sehingga dia nekad menghabisi nyawa korban. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI