Dua Warga Papua Nugini Terapung Selama 15 Hari di Lautan Jayapura Nyaris Tewas

| Minggu, 17 Juni 2018 | 20.12 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Ilustrasi
Mediaapakabar.comDua pemuda warga negara Papua Nugini(PNG) ditemukan terapung di perairan Tanah Merah, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (16/6/2018).

Dilansir dari Kompas, Keduanya terapung di lautan dengan jeriken dan ember.
Keduanya Pemuda tersebut adalah Ori Naug (27), mahasiswa pendidikan guru, dan Grikel (19), warga Pulau Coil Prov. East Sepik PNG.

Mereka ditemukan oleh dua orang nelayan setempat yang sedang melaut. 
Kedua nelayan tersebut adalah Sukri (27) dan Muh Rio (24).

Direktur Polair Polda Papua Kombes Julius Bambang Karyanto mengatakan, kedua warga PNG itu ditemukan oleh nelayan sekitar 57 mil laut dari kota Jayapura.

Sukri dan Rio awalnya mengira mereka hanya bentangan kayu.  "Saat ditemukan, kondisi mereka sudah lemah," kata Bambang, Minggu (17/6/2018).

Kedua nelayan tersebut langsung memberikan makanan dan minuman yang dibawa. K
emudian kedua korban dibawa pulang ke rumah mereka di Dok V Bawah serta melaporkannya ke Pos Polair.
Dari keterangan kedua korban, mereka sudah terombang-ambing selama 15 hari di lautan.

Sebelumnya, kedua warga PNG itu sebenarnya hendak ke Pulau Wokio, Province East Sepik, dengan menggunakan perahu motor bermesin 40 pk.

Mereka berangkat pada Sabtu (9/6/2018) dengan membawa 15 liter bensin lalu kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan
Sempat terombang ambing di laut, kedua korban akhirnya memutuskan untuk berenang mencari pulau terdekat dengan menggunakan jeriken.

Namun mereka malah tak kunjung menemukan pulau, dan akhirnya terombang-ambing di tengah lautan selama 15 hari.
Kedua korban saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara. Mereka juga masih menunggu proses pemulangan yang dilakukan Konsulat PNG di Jayapura.
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI