Besok Pencoblosan, Keluarga Korban Kapal Tenggelam Dianjurkan Pulang Beri Hak Suaranya

| Selasa, 26 Juni 2018 | 21.38 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Keluarga kapal tenggelam di Danau Toba. (AP/Binsar Bakkara)
Mediaapakabar.com - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sumatera Utara akan berlangsung besok, Rabu (27/6/2018).

Oleh karenanya, keluarga para korban Kapal Motor Sinar Bangun yang masih bertahan di Posko Pencarian Tigaras, Simalungun agar kembali terlebih dahulu ke kampung halaman mereka untuk menggunakan hak pilihnya.

Imbauan ini disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) agar mereka dapat memberikan hak suaranya pada hari pencoblosan besok.

Sikap ini tentu berbeda dengan KPUD Simalungun yang sebelumnya memberikan keterangan bahwa keluarga korban KM Sinar Bangun yang masih menunggu di Posko Terpadu, dipermudah untuk ‎menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Tigaras, Kecamatan Dolok Perdamaian, Kabupaten Simalungun.

Melansir Pojoksumut.com, Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain menjelaskan pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara dan unsur FKPD terkait hak suara dari para keluarga korban KM Sinar Bangun.

Hasilnya, disepakati bahwa seluruhnya diimbau untuk kembali ke kampung halaman. Hal itu dilakukan, selain untuk memudahkan memberikan hak suara mereka, mengingat pencarian para korban masih dalam proses.

“Pak Gubernur dalam arahannya juga mengatakan demikian, diimbau agar pulang dulu,” ujarnya saat diwawancarai wartawan di Medan, Selasa (26/6/2018).

Menurut Iskandar, hak suara para keluarga korban kapal yang karam itu tetap dapat disalurkan di TPS Tigaras sepanjang mereka memiliki formulir pindah memilih atau A5.

Akan tetapi, mengingat masa pendaftaran untuk memperoleh formulir tersebut dari tempat asal yang dinilai tidak memungkinkan maka solusi terbaik yang ditawarkan yakni mereka mencoblos pada alamat masing-masing.

“Kalau mengurus lagi dari tempat asal itu tidak mungkin. Sementara, tanpa A5 mereka tidak bisa difasilitasi mencoblos pada TPS di Tigaras,” jelasnya.

Hingga kini, ratusan keluarga korban KM Sinar Bangun masih bertahan di Posko Tigaras menunggu hasil proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan. Mereka berasal dari berbagai daerah di Sumut seperti Kabupaten Batubara, Asahan, Simalungun dan daerah lainnya. 
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI