Atasi Teror KKB di Papua, Polri Kirim Pasukan Brimob Setara Dua Batalyon

| Rabu, 27 Juni 2018 | 21.37 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Pasukan Korps Brimob (27/06/2018). Foto: Radar Milite
Mediaapakabar.com - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menyatakan jumlah pasukan pengamanan untuk mengatasi Pilkada serentak 2018 di Papua lebih banyak di banding tahun lalu.

Penambahan pasukan ini dilakukan karena Papua menjadi salah satu wilayah atensi polisi karena tergolong rawan dalam Pilkada.

Penebalan pasukan, kata Syafruddin, dikirim untuk mengatasi serangan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB). Adapun jumlah yang dikirim adalah pasukan dari Korps Brimob mencapai 18 ribu personel hampir setara 2 batalyon.

”Pasukan sekitar 18 ribuan pasukan, lebih besar dan ditambah dibanding tahun lalu,” ujar Komjen Syafruddin usai rapat koordinasi persiapan Asian Games di Istana Wakil Presiden seperti dikutip Papuatoday.id, Selasa, 26 Juni 2018.

Berdasar data dari kepolisian, Papua masuk dalam zona VII.Polri sudah menyiapkan pasukan Korps Brimob dari Maluku Utara sebanyak 614 personel. Sedangkan di Maluku ada 1.591 personel yang siap siaga.

Total kekuatan personel Korps Brimob yang disiapkan dalam pengamanan pilkada serentak tahun ini mencapai 41.333 orang.

Pengamanan itu, lanjut Syafruddin, bukan hanya pada saat pemungutan suara hari ini, Rabu, 27 Juni 2018 saja, tapi juga pasca coblosan. Yakni, pada saat kotak suara dipindahkan dari TPS menuju ke kelurahan dan kecamatan.

”Jadi, titik rawan itu pada saat pencoblosan itu aman saja namun setelah penghitungan di TPS dan mengangkut ke PPS, kecamatan di situ rawan oleh karena itu perlu dikawal,” pungkas Syafruddin. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI