Viral Video Santri Tewas Usai Pamerkan Atraksi Ketahanan Tubuh

| Sabtu, 05 Mei 2018 | 08.27 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Pikap menlindas tubuh santri sebagai atraksi ketahanan tubuh. Foto: Youtube

Mediaapakabar.com - Viral sebuah video yang menunjukkan kegagalan atraksi ketahanan tubuh yang dilakukan sejumlah santri beredar di laman Facebook.

Video tersebut diposting akun Eva Chanel Indigo ke Grup Facebook  INFO WONG SOLO, (4/5/2018).

Dalam tayangan itu menunjukkan kegagalan atraksi yang dilakukan oleh santri di acara wisuda sekolah mereka.

Nahasnya, kegiatan itu mengakibatkan seorang santri meninggal dunia.

Atraksi itu ingin menunjukkan ketahanan tubuh para santri saat dilindas oleh mobil pikap.
Sebagaimana dijelaskan oleh Eva Chanel Indigo berikut ini:

"ATRAKSI PERPISAHAN SEKOLAH YG GAGAL"

Momen perpisahan kelas IX yang digelar Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Kholil di Jalan Limunjan, RT 21, Kelurahan Sambaliung, Kamis (3/5/2018) pagi, berujung maut.

Kegiatan yang dihiasi atraksi bela diri dari Pagar Nusa itu, mengakibatkan salah satu satu santri berinisial RA (16) meninggal dunia.

Atraksi bela  diri santri digilas mobil pikap memakan korban
Facebook

Atraksi bela diri santri digilas mobil pikap memakan korban

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena, membenarkan kejadian yang menelan korban jiwa itu.

“Benar ada yang meninggal dan saat ini kami masih melakukan pendalaman,” katanya saat diwawancara Berau Post, Kamis (3/5/2018).

Kronologis yang diterima dari jajarannya, atraksi yang dilakukan RA bersama lima rekan santri lainnya, mengharuskan mereka dilindas sepeda motor dan mobil pikap jenis L300. Lihat videonya di sini:




Pada atraksi pertama, dilindas sepeda motor, enam santri itu berhasil melaluinya dengan selamat.

Namun, pada atraksi selanjutnya yakni dilindas menggunakan pikap, RA dan santri lainnya berinisial JO, dibuat tak sadarkan diri.

Sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai.

“Setelah sampai di rumah sakit, RA telah dinyatakan meninggal dunia. Sementara JO langsung mendapat perawatan insentif di rumah sakit,” ucapnya.

Untuk mendalami kasus tersebut, pihak kepolisian telah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil keterangan dari pengurus Al-Kholil, ketua panitia wisuda, serta Ketua Pagar Nusa.

Selain itu, dua buah papan dan dua buah batu bata sebagai alat bantu dalam atraksi maut itu, turut disita petugas sebagai barang bukti.

Atraksi santri digilas mobil pikap  di acara perpisahan sekolah berujung mauh
Tribun Kaltim/Geofrey Necolsen
Atraksi santri digilas mobil pikap di acara perpisahan sekolah berujung mauh
Informasti tambahan yang dilansir dilansir TribunKaltim.co (4/5/2018), Polres Berau saat ini tengah melakukan penyelidikan kasus. 

Kasus meninggalnya seorang santri, dalam atraksi yang ditampilkan dalam acara wisuda siswa MTS Al Kholil, di Pondok Pesantren Al Kholil hari Kamis (4/5/2018) kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, acara wisuda yang dihadiri oleh Bupati Berau, Muharram ini, ada enam santri yang terlibat dalam atraksi, yakni Rangga, Jodi, Khairul, Ambar, Asdar, dan M Nur.

Awalnya mereka tampak baik-baik saja ketika mereka dilindas motor trail.

Namun aksi berlanjut ketika sebuah mobil bak terbuka, melindas tubuh mereka dengan ban depan dan belakang bagian kiri.

Sementara ban bagian kanan tetap berada di tanah.

Laju kendaraan sempat tersendat ketika melindas 2 orang pertama.

Setelah mobil selesai melewati tubuh mereka, empat orang lainnya langsung berdiri. Sementara Rangga dan Jodi terlihat tak sadarkan diri. Keduanya dilarikan ke RSUD Abdul Rivai untuk mendapat perawatan.

Sayangnya, nyawa Rangga tak terselamatkan. (AS)


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI