Usai Dinikahkan, Begini Nasib Bocah SD Usai Menghamili Murid SMP

| Senin, 28 Mei 2018 | 20.34 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Ilustrasi
Mediaapakabar.com - Masih ingat dengan pasangan usia dini di Tulungagung yang sempat viral?
Kehebohan tersebut berasal lantaran pasangan laki-laki itu (Koko) masih duduk di kelas 5 SD diketahui telah menghamili seorang siswi SMP kelas IX (Venus) di Tulungagung, Jawa Timur (Jatim).

Namun rupanya usaha mereka terkendala lantaran Kantor Urusan Agama (KUA) sempat menolak menikahkan dua bocah tersebut.

Jauh sebelum kejadian, tetangga sempat mengingatkan pihak keluarga namun pembelaan keluarga justru membuat jengah.

Lalu bagaimana nasib mereka sekarang? Berikut fakta nasib kedua pasangan usai dinikahkan seperti yang dilansir Surya.co.id
Venus Berhenti Sekolah Selama Satu Tahun
Koordinator Pekerja Sosial, Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT-PSAI), Sunarto mengatakan pihaknya akan melaksanakan pendampingan terhadap Koko dan Venus.
Dikutip dari Surya.co.id, dikatakan Venus untuk sementara akan fokus mengurusi persalinan dan anaknya kelak selama satu tahun.
Koko Tetap Melanjutkan Sekolahnya
Sementara Koko akan tetap melanjutkan sekolahnya.Selain itu, Koko akan diberikan les tambahan pelajaran dengan teman-temannya.
Meski Menikah, Akan Dipisahkan
Sunarto memaparkan, setelah menikah pertemuan keduanya akan dibatasi.Salah satunya untuk mencegah agar jangan sampai terjadi kehamilan lagi.Selain itu, untuk menghindari adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).Bahkan ada wacana keduanya akan dipisahkan terlebih dulu.“Ada wacana Koko akan dibawa ayah kandungnya ke Trenggalek. Mungkin menunggu dia lulus (SD) dulu,” tutur Sunarto.

Dikabarkan sebelumnya, kehamilan Venus diketahui setelah dirinya melakukan pemeriksaan kesehatan.

Siswi SMP berusia 13 tahun tersebut terlihat tidak sehat hingga akhirnya pihak sekolah memeriksakan siswi tersebut ke Puskesmas.Dari hasil pemeriksaan petugas medis, dinyatakan siswi tersebut positif hamil, kini usia kehamilan masuk 6 bulan.
Setelah didesak keluarganya, siswi tersebut akhirnya mengakui hunungan asmara dengan kekasihnya yang ternyata masih duduk di kelas 5 SD.Sebenarnya tetangga pun sempat mengingatkan kepada orangtua Siswa SD perihak kedekatan kedua anak tersebut yang dinilai sudah kelewat batas.
Namun, ayah dari Siswa SD tersebut justru membela dengan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan percobaan anaknya.“Bapaknya bilang, biar jadi bahan percobaan burung anaknya yang baru sunat,” ujar YG, salah satu tetangga.

“Kalau sudah hamil begini kan baru tahu rasa dia,” tambahnya.
Tanggapan Dinas Pendidikan
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Tulungagung, Syaifudin Juhri berharap ada solusi terbaik bagi kedua anak tersebut serta dapat tetap melanjutkan pendidikannya.

“Saya berharap siswi ini nantinya tetap bisa sekolah seperti biasa. Karena dia masih anak-anak, dan berhak mendapatkan pendidikan,” tegasnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI