Penumpang Bangun dari Tidur Saat dengar Jeritan Lalu Bus Barumun Terguling

| Rabu, 30 Mei 2018 | 08.26 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Bus Barumun kecelakaan di tol Medan-Tebing. Foto: Facebook
Mediaapakabar.com - Erlin Harahap (44) terbaring lemas di ranjang ruang rawat Zamrud III Rumah Sakit Umum Trianda, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara, Selasa (29/5/2018) petang.
Tampak sesekali ia mengerang kesakitan sambil bergumam tak jelas. Mata kanannya biru lebam, sisi mata kanannya terbungkus perban. Punggung tangan kirinya diinfus.
Erlin adalah kernet bus Barumun jurusan Padanglawas - Medan yang mengalami kecelakaan tunggal di Tol Kuala Namu – Tebingtinggi kilometer 64-800, Selasa (29/5/2018) sekitar pukul 06.30 WIB.
Seperti yang dilansir Tribun Medan, Erlin mengungkapkan, kejadian nahas tersebut berlangsung sangat cepat.
“Cepat sekali kejadiannya. Awalnya terdengar suara keras dari bagian kiri depan bus, kemudian seketika bus oleng ke kiri dan menabrak besi pembatas jalan, lalu terjun dan terguling ke jurang,” ungkapnya mengisahkan.
Pihak tol menarik bus Barumun yang jatuh ke jurang kawasan jalur tol Tebing Tinggi Medan Desa Tanah Raja Kecamatan Seirampah Kabupaten Serdangbedagai Selasa, (29/5/2018).
Pihak tol menarik bus Barumun yang jatuh ke jurang kawasan jalur tol Tebing Tinggi Medan Desa Tanah Raja Kecamatan Seirampah Kabupaten Serdangbedagai Selasa, (29/5/2018)
Dikatakannya, kondisi bus sudah menunjukkan pertanda tak bagus sesaat akan memasuki pintu Tol Kuala Namu – Tebingtinggi.
“Memang udah ada tanda-tanda dari awal pas mau masuk pintu tol Tebingtinggi. Ada bunyi-bunyi gitu. Namun ditancap aja sama sopirnya. Kata kawan itu enggak apa-apa,” ujarnya.
Terkait luka-luka yang dideritanya, ia berharap pihak perusahaan Barumun menanggung segala biaya pengobatannya hingga sembuh.
Seorang penumpang lain, Iqbal Syafaat Harahap (28), mengaku sedang tidur saat kecelakaan terjadi. Begitu juga dengan dua penumpang lainnya, Syahril Hasibuan (61) dan Lisa Maimuna br Hasibuan (18).
“Kami masih tidur saat kecelakaan terjadi. Cepat kejadiannya, seperti mimpi. Dalam kondisi setengah sadar, kami terguling-guling di dalam bus, dan baru sadar setelah bus berhenti berguling,” kata Syahril.
Pria ini mengaku mengalami luka di bagian atas kepalanya.
“Sama bang, untuk kejadiannya aku kurang tahu persis, karena saat itu aku sedang tidur. Aku terbangun karena dengar jeritan, dan langsung membentur dinding bus. Porak-poranda lah pokoknya,” tambah Iqbal yang mengalami keseleo di bagian lengan kanan atas dan sedikit luka di bagian wajahnya.
Sebelumnya, informasi yang dikumpulkan di rumah sakit ada satu orang penumpang yang tewas dalam kejadian ini yakni Hamdani Harahap (45) warga Gunung Tua. Sementara itu 10 orang penumpang lainnya di larikan ke rumah sakit Trianda Desa Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI