Kesimpulan Debat publik Pemilihan Gubernur : Djoss Paling Memahami Sumut

| Senin, 07 Mei 2018 | 14.59 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus saat acara debat publik pertama yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara di Hotel Santika Medan, Sabtu malam (5/5/2018). Foto: apakabar/Bcl Comm

Mediaapakabar.com--Debat publik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) pertama yang digelar Komisi Pemilihan Umum KPU Sumut menjadi panggung pasangan Djarot dan Sihar Sitorus atau Djoss untuk memperlihatkan pemahaman yang luas dan mendalam tentang Sumut. 

Sejumlah kalangan menilai popularitas dan elektabilitas pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut akan mengalami peningkatan yang signifikan. 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh akademisi Sumut, Karmel Simatupang. Akademisi yang menjadi tenaga pengajar di universitas ternama di Medan tersebut mengaku bahwa debat publik pertama sudah menunjukkan kemampuan yang luar biasa dari pasangan Djoss. 

Terlebih dalam menyampaikan solusi dalam berbagai persoalan publik yang ada. "Jawabannya bukan hanya pada ukuran retorika, tetapi pada tawaran solusi. Pasangan Djoss juga menunjukkan solusi secara enkulturasi dan bukan pada takaran kebijakan yang tak bertuan yang kerap dijadikan tameng," katanya, Minggu (6/5/2018).

Publik dapat melihat siapa sesungguhnya pasangan yang paling dapat dijadikan jembatan perubahan Sumut. Karena ukurannya jelas, lawan politik Djoss pun mengaku bahwa pasangan tersebut sudah berpengalaman. "Dengan kata lain kita tidak mencari pemimpin yang sedang belajar tetapi yang berpengalaman," katanya.

Sebelumnya politisi senior dari PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan juga menilai pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus siap menghadapi debat publik dengan pemahaman yang baik. Pasalnya pasangan tersebut hadir bukan hanya untuk debat kandidat tetapi juga melayani masyarakat Sumut agar lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Trimedya saat menemani Sihar memasuki ruang debat publik Pilgub Sumut di Hotel Santika, Medan. Acara yang ditayangkan live di Kompas TV dan TVRI tersebut dinilai Trimedya sebagai ruang untuk pasangan Djoss menunjukkan pemahaman tentang konsep membangun Sumut. "Pasangan Djoss sangat menguasai materi. Sehingga mereka akan menunjukkan kemampuan dan pemahaman dalam menata Sumut," terangnya.(bcl comm)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI