Gapura Pos Pengutipan Restribusi Ke Gundaling Terancam Ambruk

| Jumat, 25 Mei 2018 | 16.23 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Gapura Pos Pengutipan Restribusi  Ke Gundaling,foto-apakabar/rianto
Mediaapakabar.com--Gerbang Gapura pengutipan retribusi Objek Wisata Bukit Gundaling Berastagi  yang tepatnya di kelurahan Gundaling II milik Pemkab Karo terancam  ambruk dan kondisinya memprihatinkan,di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo,Sumatera Utara Jumat (25/5).

Padahal GAPURA tersebut bisa dikatakan ramai dilewati oleh masyarakat khususnya para tamu hotel-hotel yang berbintang, selain itu kota Berastagi adalah salah satu icon objek wisata dan wajahnya Kabupaten Karo. 

"Seram juga kalu tiba-tiba ambruk bang,apa lagi ini kan ramai dilewati penduduk bahkan tamu dari luar kota dan dari berbagai negara, itu bisa membahayakan "ujar Komando warga Berastagi sebagai pelaku wisata.

Pemerintah Daerah (Pemda) Kab Karo diminta segera memperbaiki gerbang itu. Karena bisa membahayakan pengguna jalan yang melintasi gerbang yang sewaktu-waktu bisa ambruk. 

Menurut amatan mediaapakabar.com,kondisi gapura tersebut saat ini sudah tidak lagi lurus,bahkan melengkung ditengah seakan mau roboh,pada saat pantauan awak media dilokasi,Adapun ketinggian bangunan ini sekitar 6 meter dengan lebar kurang lebih 8 meter. 

Ir. Mulia Barus Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karo,saat di Konfirmasi mengatakan bahwasanya bangunan itu bukan aset Dinas Pariwisata karena tidak ada terdaftar dan diketahui itu dibangun oleh Dinas PUD Karo 

"Bangunan itu tidak terdaftar sebagai aset Dinas Pariwisata,menurut informasi dulunya dibangun oleh PUD Karo,"jelas Kadis Parawisata saat dihubungi melalui aplikasi WhastApp miliknya 

Pandia (40) warga Berastagi sebagai pedagang di pajak tradisional Berastagi dan bersama beberapa temannya saat itu,berharap kepada Pemkab Karo kiranya dapat segera memperbaiki gapura tersebut sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,seperti masyarakat atau penggunjung bisa menjadi korbannya suatu saat.

"Sebenarnya kalo melihat dari gapura itu kesalahan ada pada perencanaanya,kalau bisa membangun itu janganlah terkesan asal-asalan dan gapura itu sudah selayaknya memilik nilai seni yang lebih indah lagi,semoga pemerintah Karo bisa segera memperbaikinya,ungkap pandi (40)

Sementara itu saat dihubungi kepala dinas pekerjaan umum Kabupaten Karo,Ir Paten Purba  melalui WhastApp seluler miliknya, tidak bisa terhubung hingga sampai berita ini ditayangkan.(rianto)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI