Empat Rumah Ludes Hangus Terbakar Dilalap Si Jago Merah, Riska Menangis Histeris

| Kamis, 03 Mei 2018 | 19.19 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Kebakaran yang terjadi di Jalan Medan Area Selatan, Lorong X, Kamis (3/5/2018). (Foto: Tribun Medan)
Mediaapakabar.com - Warga Jalan Medan Area Selatan Kota Medan dikejutkan saat empat unit rumah ludes dilalap si jago merah. Rumah warga hangus terbakar hingga membuat seisi lorong harus berhamburan ke luar rumah, Kamis (3/5/2018).

Mereka berupaya memadamkan api yang berkobar sehingga tidak bisa merembet ke rumah warga yang lain.

Kebakaran yang menghanguskan empat rumah menyisahkan tangis seorang wanita. Salah seorang pemilik rumah, Riska menangis histeris sembari mengucap Istighfar.

"Aku enggak tahu, aku baru pulang, aku dapat kabar. Astaghfirullah ya Allah," ujar wanita berkerudung biru sembari menangis seperti yang dilansir Tribun-Medan.com.

Ia menatap rumahnya, sesekali ia jongkok dan berdiri. "Ya Allah" 

Hingga kini pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api.

Api diduga dari rumah paling ujung, diketahui rumah tersebut menjual bakso. 

Warga menangis usai mengetahui rumahnya hangus terbakar. (Foto: Tribun Medan)

Polisi masih melakukan penyelidikan dan mencoba menyuruh warga untuk tidak di lokasi.

Pemadam kebakaran yang terus melakukan penjinakan api, tiba-tiba seorang wanita dengan menggunakan baju merah dan jilbab merah, histeris dan pingsan.

Warga memopong ibu berbaju merah tersebut ke salah satu rumah warga. Informasi yang dihimpun, untuk korban jiwa nihil.

Diduga kebakaran terjadi akibat Konsleting listrik di rumah semi permanen. Sebelum pemadam tiba di lokasi, warga bahu membahu memadamkan api dengan alat seadanya.
Warga terus berdatangan memadati lokasi. Sementara itu, pihak kepolisian mengamankan jalur evakuasi dengan melarang warga yang tidak mempunyai kepentingan berada di lokasi.
Lokasi kebakaran di dalam gang yang kurang lebih lebar gang tersebut tiga meter.
Sedikitnya sepuluh mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi. Informasi yang dihimpun dari lokasi, untuk korban jiwa nihil.
Petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api dengan membagi tim masing-masing menyemprot satu rumah.
Pantauan di lokasi, api sudah padam, namun asap sisa kebakaran masih menggumpal.
Salah seorang warga, Desi mengatakan, kurang tau persis bagaimana terjadinya kebakaran.
"Saya kurang tau bang, tiba-tiba api besar, saya teriak-teriak. Warga berusaha memadamkan api dengan ember, sebelum tiba mobil kebakaran," ujarnya kepada Tribun Medan saat di lokasi.
Jeritan, tangisan terdengar di lokasi. Seperti salah seorang perempuan berusia sekitar (40) tahun, ia histeris melihat rumahnya rata dengan tanah.
Sesekali ia berucap "astagfirullah" dan kemudian ia pingsan. Warga menggotong ibu tersebut ke salah satu rumah warga.
Kemudian ibu tersebut kembali sadar, ia menangis, menjerit kemudian pingsan kembali.
Sementara wanita remaja yang bernama Rizka juga menangis dan mengucap Istighfar.
"Ya Allah, Astaghfirullah, aku tadi lagi di luar, di telponin tapi gak dengar aku. Ya Allah udah 40 kali panggilan tak terjawab dan pesan melalui WhatsApp, Rizka rumah mu terbakar," ujarnya kepada salah seorang pria yang merangkulnya mencoba menenangkan hatinya.
Satu jam pemadam di lokasi, api sudah padam namun petugas masih menyiramkan air ke tumpukan kayu yang masih mengeluarkan asap.
Salah seorang pria tengah duduk ditumpukkan barangnya, sesekali Tribun Medan mencoba mengajak ia bercerita, namun pria tersebut berucap "maaf bang saya belum sanggup bercerita". (AS/Mediaapakabar.com)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI