Dua Orang Tewas Disambar Petir di Nias, Hingga Ponsel yang Digenggam Tercampak

| Kamis, 03 Mei 2018 | 20.24 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Detik-detik saat korban mendapat pertolongan dibenamkan ke lumpur. Sayang nyawanya tak tertolong. Foto: Ist

Mediaapakabar.com - Kejadian tragis menimpa dua orang warga nias saat tengah santai menikmati suasana duduk di warung sambil bermain ponsel tiba-tiba disambar petir.

Faogoasa Ndraha (47) alias Sibaya Mareti warga Desa Lahemo, dan Felix Falukhata Ndraha (16) tewas disambar petir. Keduanya merupakan warga Desa Nifalo’o Lauru, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Rabu (2/5/2018).

Berdasarkan pengakuan dari beberapa warga, korban saat itu sedang bermain ponsel. Selain kedua korban tewas, Viktor Ndraha juga warga Desa Nifalo’o Lauru, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, mengalami luka cukup serius akibat disambar petir. Kini, bocah berusia 6 tahun tersebut dirawat di RSUD Gunungsitoli.

Seperti yang dilansir Sumut Pos, Menurut Kepala Desa Nifalo’o Lauru Elikana Ndraha (51) jika salah satu korban bernama Felix Falukhata Ndraha (16) merupakan pelajar kelas tiga SMP adalah anak kandungnya, dan peristiwa ini terjadi di salah satu warung tak jauh dari rumahnya.

“Anak saya ini pergi menonton orang main volly di depan warung tak jauh dari rumah, saya lihat dia membawa Hp dan ditelinganya ada headset. Ibunya sempat melarangnya pergi karena situasi hujan gerimis, namun dia tetap pergi,” jelas Kades yang mengaku korban lainnya masih termasuk keluarganya.

Hanya berselang lima belas menit saat anaknya pergi dari rumah, lanjut Kades, petir yang merenggut nyawa anaknya itu menyambar warung.

“Setelah suara petir saya mendengar teriakan orang, saya datangi warung itu, saya melihat anak saya sudah menghitam, ditelinganya masih ada headset dan Hp yang digunakan tercampak tak jauh dari tubuhnya. Beberapa warga sempat berusaha menolong dengan mengubur dilumpur, namun usaha ini tidak berhasil, dan akhirnya kedua korban ini meninggal dunia,” beber Kades.

Sementara itu, Kapolsek Gido Iptu Khamzar Gea membenarkan, penyebab kedua korban tewas diduga akibat disambar petir.

“Kejadiannya kemarin sekitar pukul 16.00 WIB. Kedua orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang anak-anak berumur enam tahun mengalami luka berat. Kita sudah melakukan olah TKP, dan VER terhadap korban, wawancarai saksi-saksi di TKP. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tersambar petir,” terang Kapolsek. (AS/Mediaapakabar.com)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI